SurabayaPagi.com-Jakarta : Jika menikmati makanan khas Indonesia yang menggunakan daging sapi seperti gulai, soto, tongseng, sop sapi dan konro, tidak jarang kita mendapati ada bagian lain dari sapi selain daging yang digunakan. Anda bisa membaca tentang bagian-bagian daging sapi di sini. Bagian lain dari sapi itu memang tidak masuk dalam kategori daging. Selain itu, kenampakan dan teksturnya juga berbeda jauh dengan daging. Beberapa bagian lain dari sapi itu bisa disebut sebagai organ namun ada juga yang letaknya bukan pada bagian dalam tubuh sapi juga.
Jeroan Sapi yang Sering Dikonsumsi di Indonesia
Apa saja bagian lain dari daging sapi yang dapat dikonsumsi? Berikut penjelasannya:
· Hati
Tekstur dan penampilannya mirip dengan hati ayam. Hanya saja dalam ukuran yang lebih besar. Rasanya enak dan tentunya juga kaya dengan nutrisi. Bagian ini biasanya dapat digunakan sebagai sate sapi atau diolah menjadi sambal goreng ati. Bagian ini juga semakin nikmat jika disemur apalagi kalau bumbunya pekat dan meresap dengan sempurna.
· Jeroan, Usus dan Babat
Bagian-bagian ini mudah ditemukan. Tidak hanya mudah ditemukan dalam makanan soto atau sate, bagian ini juga mudah ditemukan di supplier daging sapi. Selain itu juga mudah dikenali karena jeroan punya penampilan yang melengkung seperti macaroni (hanya saja berukuran besar), usus yang seperti huruf ‘U’ dan berwarna pink muda serta babat yang spongy. Bagian ini juga mudah diolah mulai dari digoreng, direbus, dijadikan semur, gulai, tongseng dan masih banyak lagi yang lainnya. Terakhir, bagian ini mudah untuk dimakan karena kenyal dan empuk.
· Kulit
Selain bisa dikonsumsi, kulit juga digunakan sebagai bahan pembuatan tas dan sepatu. Bagian ini sudah banyak dijual di toko daging sebagai kerupuk kulit yang gurih dan renyah. Bisa juga sebagai krecek yang dapat dimasak sambel goreng dan biasa disantap bersama dengan gudeg.
· Lidah dan Hidung
Bagian unik berikutnya adalah hidung dan lidah. Penampakan dari bagian ini seperti lidah dan hidung. Namun bentuk mentahnya tidak usah dibayangkan. Anda hanya perlu membayangkan sajian nikmatnya yang menggiurkan. Penggunaan daging hidung bisa dengan mudah anda temukan pada rujak cingur sedangkan untuk bagian lidah dapat ditemukan pada sate padang. Teksturnya sangat empuk dengan kekenyalan yang pas.
· Kaki Sapi
Kaki sapi yang dimasak biasanya sudah dikeluarkan tulangnya dan hanya diambil jaringan rawannya. Lebih familiar disebut dengan kikil. Kelezatan kikil ini dapat anda nikmati pada sop kaki sapi, gulai kikil ala rumah makan padang, mie kocok khas Bandung atau oseng-oseng mercon kikil. Teksturnya sangat kenyal, agak liat namun tidak alot.
Tekstur yang nikmat ini tentunya sangat bergantung dengan pemasakan yang tepat. Di samping itu, proses pembersihan dari bagian kaki juga membutuhkan perhatian ekstra agar bulu-bulu yang ada sudah dibersihkan dan layak dimakan. Biasanya yang dijual di pasaran sudah bersih dan bebas dari bulu serta sudah siap dimasak.
· Ekor
Ekor atau buntut sapi bisa anda temukan dengan mudah pada sop buntut yang terkenal itu. Bentuknya memanjang dan biasanya dipotong bulat-bulat sehingga punya bagian putih di tengahnya. Teksturnya agak keras jika dibandingkan dengan daging sapi. Sama seperti bagian kaki, ekor juga punya proses pembersihan yang ekstra agar dagingnya bersih dari bulu dan siap diolah.
· Tetelan
Bagian satu ini tentu saja hanya ada di Indonesia khususnya di tempat jual daging. Karena tidak ingin kehilangan sisa-sisa daging yang menempel pada tulang sapi, muncul bagian yang disebut dengan tetelan. Tetelan adalah daging yang menempel pada tulang, punya urat dan lemak. Biasanya anda akan menemukan potongan tetelan ini dalam satu mangkok bakso yang biasanya hanya diberikan by request. Tetelan ini wajib digunakan oleh pedagang bakso, selain tulang sapi, untuk mendapatkan kuah kaldu bakso yang nikmat dan pekat. nNa/***
Editor : Redaksi