Curah Hujan Tinggi, Panen Durian di Banyuwangi Hambar: Jenis Bajul Banyak Diburu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu penjual durian di Banyuwangi. SP/ BNY
Salah satu penjual durian di Banyuwangi. SP/ BNY

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Secara kuantitas, jumlah produksi durian di Banyuwangi dikenal sangat melimpah dengan harga yang cukup menggiurkan. Namun, dikarenakan curah hujan yang tinggi di daerah Banyuwangi membuat beberapa durian memiliki rasa hambar.

Salah satu warga Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu bernama Supri menyebut jika hasil panen durian tahun ini tak sebanyak tahun lalu. Selain itu, kualitas durian miliknya juga diakui menurun. Menurutnya, karena banyak hujan membuat rasa durian Banyuwangi ini sedikit hambar.

“Tidak sebanyak panen sebelumnya. Kalau rasanya masih sama untuk beberapa pohon, tapi ada juga yang kurang. Maklum hujan terus disini,” ungkap Supri, Selasa (01/08/2023).

Selain dikarenakan hujan, panen durian milik Supri pun kurang maksimal karena ada beberapa durian miliknya yang justru gagal panen bahkan rusak terkena hama.

“Besar memang, tapi hambar, selain itu beberapa juga busuk. Dari wanginya saja sudah tidak keluar,” jelasnya.

Sama halnya dengan yang dirasakan Sholik, seorang pedagang durian asal Desa Pesucen, Kecamatan Kalipuro. Menurutnya, kualitas durian Banyuwangi saat ini sedikit turun.Meskipun terbilang cukup meningkat. Akan tetapi, pembeli harus pandai memilih durian yang dibeli agar mendapatkan kualitas durian yang baik.

“Kalau stok masih selalu ada, tapi ya tidak sebanyak biasanya. Kalau saya biasanya cuman ambil dari Songgon atau Segobang saja. Selain itu tidak,” jelasnya.

Meski kualitas turun, namun harga durian Banyuwangi masih standar harga normal. Harga satu biji durian rata-rata Rp 20 ribu untuk ukuran kecil dan harga tertinggi Rp 45 ribu untuk jenis durian montong dan durian kasur.

“Harganya masih terjangkau. Kalau kulakan saya sendiri yang langsung ambil dari petaninya. Karena bisa leluasa memilih sendiri kan,” ungkapnya.

Pembeli bisa menyesuaikan jenis durian yang disukai. Akan tetapi, jenis durian paling laris justru durian bajul atau buaya.

“Jenis bajul ini memiliki rasa pahit. Terkadang juga mempunyai rasa yang mirip permen karet. Justru paling dicari yang ada pahitnya. Dari Songgon juga ada, Segobang juga ada. Kalau kasur atau montong biasanya paling enak untuk bubur ketan,” pungkasnya. dsy

Berita Terbaru

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…