PA Sebut Pernikahan Anak di Surabaya Hampir Tembus 100 Kasus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYA PAGI, Surabaya - Kasus pernikahan anak di bawah umur masih terjadi di Kota Surabaya. Meski jumlahnya terus menurun sejak 2020, Pengadilan Agama (PA) akan menggandeng Pemerintah Kota Surabaya untuk berkolaborasi dalam mewujudkan zero pernikahan anak.

"Sejak 2020 sekitar 500, sampai hari ini kami perkirakan tidak sampai 100 perkara (Pernikahan anak di bawah umur). Dari tahun-tahun semakin menurun dan kesadaran masyarakat semakin baik," kata Ketua PA Surabaya Samarul Falah saat menghadiri Puncak Hari Anak Nasional (HAN) 2023 di Balai Pemuda, Senin (31/7/2023).

Samarul mengatakan jika PA sudah berkomitmen bersama Wali kota Surabaya Eri Cahyadi dan Kemenag untuk mencegah pernikahan anak di bawah umur. Antisipasi bisa dilakukan sebelum sampai kelurahan atau KUA.

Sebab, jika orang menikah umumnya mengajukan surat lewat RT, RW, kelurahan, dan KUA. Namun, jika pernikahan dilakukan anak di bawah umur harus mendapatkan surat keterangan dari PA untuk dispensasi pernikahan, kemudian mengurus ke RT, RW, kelurahan, dan KUA.

"Kalau ini terlaksana, maka 2024 Surabaya zero pernikahan anak dibawah umur," ujarnya.

Ia mengatakan, sidang dispensasi pernikahan anak di bawah umur di PA Surabaya cukup banyak. Tapi, tak sedikit pula yang ditolak oleh hakim karena tidak ada alasan yang kuat.

"Di Surabaya ini yang mengajukan ke PA didasari faktor religi atau agama. Istilah orang tua melihat anak jalan bukan muhrimnya dari pada melakukan maksiat mending dinikahkan itu banyak terjadi di Surabaya," jelasnya.

Jika di daerah lain banyak pernikahan karena hamil duluan dan lainnya, Samarul beruntung Surabaya tidak demikian. Menurutnya, itu karena kesadaran agama yang lebih dominan.

Sementara Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan bahwa pemkot bersama PA terus berupaya mewujudkan zero pernikahan anak. Pemkot juga telah melakukan diskusi dengan PA terkait hal ini.

"PA sudah diskusi dengan kita untuk Surabaya zero (pernikahan anak), hari ini Surabaya di bawah 100 dari tahun-tahun sebelumnya 400," pungkasnya.

 

SOTH di Tingkat RW

Sedangkan, Wali Kota Eri juga akan menekankan program dari Pemerintah Provinsi Jatim, yakni Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di tingkat balai RW bakal diresmikan pada Jumat (4/8/2023) mendatang. SOTH ini dikhususkan bagi orang tua agar bisa mengantisipasi kasus stunting hingga kekerasan terhadap anak.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan bahwa SOTH akan diadakan di setiap Balai RW. Tujuannya untuk mengajarkan kepada orang tua dalam mendidik anaknya dengan pendekatan yang lebih baik.

"Nanti ada di semua Balai RW mengenai parenting, bagaimana orang tua mendidik anak yang baik. Kami juga bisa mengarahkan orang tua mendidik anak karena terkadang ada anak yang tak mendapatkan kasih sayang orang tua," kata Eri.

Eri berharap, nanti, output dari SOTH adalah pemahaman tentang permasalahan orang tua terhadap anaknya dan sebaliknya. Kemudian bisa diketahui pula apa saja kegiatan anak SMA, SMP, dan SD.

Dia berharap dengan adanya SOTH kasus kekerasan terhadap anak di Surabaya berkurang. Dia sebutkan bahwa berdasarkan data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), angka kekerasan anak di Surabaya juga terus menurun. "Kalau dilihat dari KPAI angkanya terus turun hampir zero (angka kekerasan anak di Surabaya)," ujarnya.  (alq/rmc)

Berita Terbaru

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…