Kasus Pencurian Dokumen Negara, Polresta Mojokerto Dalami Modus dan Motif Tersangka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kantor Dispusip Kota Mojokerto tempat terjadinya pencurian berkas negara
Kantor Dispusip Kota Mojokerto tempat terjadinya pencurian berkas negara

i

SURABAYA PAGI COM, Mojokerto – Usai menangkap dua pelaku, Satreskrim Polres Mojokerto Kota kini fokus mencari dokumen Pemkot yang dicuri dari gudang arsip Kota Mojokerto.

Selain sebagai alat bukti, berkas yang sempat dijual ke loakan tersebut harus dikembalikan lagi mengingat statusnya sebagai dokumen negara.

Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota AKP Bambang Tri Sutrisno mengatakan, penyidik masih terus mengorek keterangan HV, 36, dan MR, 29, usai diringkus, Selasa (25/7). Dalam pemeriksaannya, penyidik masih menyelidiki modus dan motif yang melatarbelakangi keduanya melakukan aksi pencurian.

Apakah karena faktor ekonomi atau ada unsur lain. ’’Dokumennya sudah diloakkan. Masih kami cari dulu, dokumen apa saja yang hilang,’’ ujarnya.

Sebelumnya, pemkot melalui dispusip sudah melakukan pemilahan dokumen yang hilang. Dari hasil sementara, dokumen yang dicuri berupa terdiri dari tiga berkas utama.

Yakni dokumen kontrak kerja milik bagian PBJ, surat perintah pencairan dana (SP2D) milik BPKPD antara tahun 2012 hingga 2019 serta sejumlah buku bekas yang sempat dipajang di kantor perpustakaan.

Semuanya bersifat asli sehingga telah menjadi dokumen negara yang wajib disimpan. ’’Ya karena sifatnya penting, jadi harus diselamatkan,’’ imbuhnya.

Sementara itu, dispusip telah mengevaluasi kinerja dan pengamanan di gudang arsip.

Rencananya, penjagaan bangunan yang berada di belakang gedung DPRD baru di Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon itu bakal diperketat dengan dibuatkan pos penjagaan.

’’Nanti kita upayakan juga agar bisa dijaga 24 jam,’’ ujar Plt Kepala Dispusip Kota Mojokerto Abd. Rachman Tuwo.

Sebelumnya, penjagaan gedung arsip memang dipercayakan kepada HV dan MR. Keduanya hanya bertugas mengawasi gedung selama jam dinas dengan alasan keterbatasan personel.

’’Dijaga di jam dinas saja, dan kuncinya dipegang oleh dua anak ini (HV dan MR),’’ ungkapnya.

Asisten Administrasi Umum Setdakot Mojokerto ini menyebut, saat ini pihaknya sedang melakukan pemetaan pegawai.

Karena untuk menerapkan penjagaan sehari penuh, idealnya dibutuhkan minimal enam personel yang dibagi dalam tiga shift. 

’’Ini masih menata teman-teman yang ada supaya bisa maksimal. Nanti rencana kami pasang CCTV juga karena selama ini belum ada juga,’’ pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Dengan Pola Tawarkan Bermain Sex, Kelompok Remaja Dibekuk Satreskrim Polres Blitar Kota

Dengan Pola Tawarkan Bermain Sex, Kelompok Remaja Dibekuk Satreskrim Polres Blitar Kota

Jumat, 12 Jun 2026 10:38 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 10:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Hanya berbekal Aplikasi kencan, ketiga remaja di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota pada Minggu 10 Mei 2026, setelah terima laporan…

Raih Gelar Doktor Unair, Gus Fawait Kupas Tuntas Pentingnya Belanja Pemerintah Tepat Sasaran di Jawa Timur

Raih Gelar Doktor Unair, Gus Fawait Kupas Tuntas Pentingnya Belanja Pemerintah Tepat Sasaran di Jawa Timur

Jumat, 12 Jun 2026 10:30 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 10:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, resmi menuntaskan sidang promosi doktor di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga dengan m…

Perkuat Stok dan Stabilkan Harga, BULOG Mojokerto Gelontor MinyaKita di Pasar Tanjung 

Perkuat Stok dan Stabilkan Harga, BULOG Mojokerto Gelontor MinyaKita di Pasar Tanjung 

Jumat, 12 Jun 2026 10:25 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 10:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perum BULOG Kantor Cabang Mojokerto terus memperkuat upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan melalui penyaluran minyak goreng M…

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

‎ ‎ SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Walikota non aktif Maidi tampil beda dibanding dua terdakwa lainnya dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi dana CSR dan fee …

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…