Warga Lamongan Digegerkan Temuan Mayat Membusuk di Area Sawah: 'Sudah Lansia dan Pikun'

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Illustrasi penemuan mayat di area sawah. SP/ LMG
Illustrasi penemuan mayat di area sawah. SP/ LMG

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Warga di Kabupaten Lamongan digegerkan adanya temuan mayat pria dengan kondisi yang sudah membusuk sekitar pukul 15.30 WIB pada Minggu (06/08/2023) hari ini di area sawah

Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, mayat tersebut di area sawah, tepatnya di bawah pohon bambu, Dusun Rumpuk, Desa Rumpuk Kecamatan, Mantup, Kabupaten Lamongan.

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro mengatakan, penemuan ini berawal saat saksi bernama Januri (50), hendak mencari rumput di area persawahan dusun setempat. Setibanya di lokasi, saksi dikagetkan dengan sesosok mayat dengan kondisi terlentang dan sudah membusuk.

“Ada penemuan mayat pria yang kondisinya sudah membusuk, ditemukan oleh warga Desa Rumpuk, sore tadi,” ujarnya, Senin (07/08/2023).

Menerima laporan dan aduan warga, para petugas kepolisian dari Polsek Mantup langsung mendatangi TKP bersama pihak medis dari Puskesmas Mantup serta Tim INAFIS Polres Lamongan.

Para petugas menggelar olah TKP, identifikasi, mencatat keterangan dari para saksi dan mengumpulkan barang bukti yang ada. Jenazah dievakuasi dengan menggunakan ambulance dan dibawa ke RSUD dr. Soegiri Lamongan.

“Di Rumah Sakit, jenazah korban dilakukan visum luar dan penyucian jenazah. Berdasarkan hasil identifikasi dan keterangan dari para saksi, identitas korban akhirnya terungkap,” kata Anton.

Diketahui, korban bernama Aman (89), asal Dusun Peneng, RT 01 RW 02, Desa Tanahlandean, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik.

Pihak keluarga mengaku, korban telah meninggalkan rumah sejak hari Rabu tanggal 2 Agustus 2023, sekitar pukul 23.30 WIB. Selain itu, ternyata korban juga memiliki riwayat sakit sesak nafas dan pikun.

“Tidak ditemukan bekas penganiayaan pada tubuh korban. Jenazah dibawa pulang ke rumah duka untuk dilakukan pemakaman. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi mayat dan hanya dilakukan visum luar, dikuatkan dengan surat pernyataan dari pihak keluarga yang diwakili Kepala Desa Tanahlandean,” pungkasnya.  dsy

Berita Terbaru

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Memasuki musim kemarau 2026 dengan cuaca panas dan minimnya curah hujan justru berdampak positif terhadap dan membawa berkah…

Rupiah Terjun ke Level Rp18 Ribu, Pedagang di Pasar Surabaya Ngeluh Merugi

Rupiah Terjun ke Level Rp18 Ribu, Pedagang di Pasar Surabaya Ngeluh Merugi

Minggu, 07 Jun 2026 14:34 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 14:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang menembus level Rp18.000 menjadi sorotan. Bahkan, sejumlah…