Dimanipulasi Sang Ibunda, Conchita Caroline Sampai Jual Mas Kawin dan Tas Bermerek

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Conchita Caroline. SP/ JKT
Conchita Caroline. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Aktris sekaligus presenter, Conchita Caroline mengaku tengah bermasalah dengan sang ibunda yang juga managernya selama 20 tahun. Conchita Caroline merasa dimanipulasi oleh sang ibunda.

Dirinya pun sampai rela menjual mas kawin sampai tas bermerek yang dimilikinya dikarenakan keuangan Conchita Caroline yang tidak stabil. Ia pun harus merelakan semuanya yang dimilikinya kala itu.

"Ya terlebih waktu itu kan suami sempat kehilangan pekerjaan, aku juga sempat tidak ada pemasukan ya waktu itu alasannya karena Covid-19. Aku sampai harus jual mas kawin dan tas yang ada nilainya," ungkap Conchita Caroline, Selasa (08/08/2023).

Sampai saat ini dari semua mas kawin yang pernah diberikan sang suami kepadanya hanya tersisa cincin kawin. "Ya sekarang sisanya ini cincin kawin, karena memang kan aku membutuhkan pemasukan ya," paparnya.

Penghasilan yang diterima Conchita Caroline dipotong tidak sesuai dengan perjanjian dengan orang tuanya. Bahkan ini sudah kali ketiga Conchita Caroline menemukan adanya manipulasi masalah keuangan.

"Intinya hanya aku selama ini untuk penghasilan, skedul kerja, dan lain sebagainya aku serahkan ke orang tua, tapi ternyata dari aku menikah sampai sekarang sudah ada total 3 kali penipuan, manipulasi keuangan yang dilakukan oleh orang tuaku," ungkapnya.

Awal mula Conchita Caroline merasa dimanipulasi lantaran sang bunda menyebut alasan Covid-19, pembayaran dari beberapa klien yang sudah memakai jasanya tetap melunasi pembayaran untuknya.

Tapi sayang, sang bunda tidak mau memberikan apa yang menjadi hak Conchita Caroline. "Ternyata ya waktu itu kan disebut alasannya Covid-19, dan kenyataan yang terjadi adalah klien aku tetap melakukan pembayaran gitu tapi aku tidak menerima apa yang seharusnya aku terima," terangnya lagi.

Sementara itu, selain jumlah penghasilannya yang dimanipulasi, ada beberapa pihak yang juga belum mendapatkan bayaran mengatasnamakan dirinya.

"Baru yang ketiga ini di cek sama suamiku karena sudah punya anak, angkanya lebih besar lagi dan diperparah ada pihak lain yang ditunggak pembayarannya atas nama aku," sambungnya.

Oleh karena ingin masalah ini tidak diperpanjang dan namanya buruk di mata orang lain, Conchita Caroline pun memilih untuk mengungkapkannya di media sosial. Ia takut bahwa nantinya jika hal ini dibiarkan akan mengganggu pekerjaannya di kemudian hari.

Alami Kerugian Ratusan Juta dan Dicap Anak Durhaka

Menurut Conchita Caroline, kerugian yang dialaminya sejak 2018, setelah ia menikah terlalu besar. "Kalau ditanya total kerugian aku hanya menghitung dari menikah sampai sekarang, nggak sampai M (miliar) tapi besar, ratusan (juta)," pungkasnya.

Sebenarnya Conchita Caroline mengaku sudah membicarakan baik-baik dengan sang bunda. Ia pun meminta kepada sang bunda untuk tidak melakukan hal yang sama.

"Kalau bicara sudah banget ya, waktu itu responsnya malah aku mendapatkan label di diri aku yang membuat aku jadi oh kok begini," katanya lagi.

Label yang dimaksud Conchita Caroline adalah disebut sebagai anak durhaka. "Ya katanya aku anak durhaka, tidak rajin ibadahnya," kata Conchita Caroline seraya menangis. dsy

Berita Terbaru

Ungkap Dugaan TPPU, 9 Orang Termasuk Anggota DPRD dan Kepala Dinas Ponorogo Diperiksa KPK

Ungkap Dugaan TPPU, 9 Orang Termasuk Anggota DPRD dan Kepala Dinas Ponorogo Diperiksa KPK

Sabtu, 23 Mei 2026 21:42 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 21:42 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bergerak mendalami dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam kasus korupsi yang m…

Gubernur Khofifah Pimpin Tanam Tebu Perdana, Perkuat Ekosistem Industri Gula

Gubernur Khofifah Pimpin Tanam Tebu Perdana, Perkuat Ekosistem Industri Gula

Sabtu, 23 Mei 2026 18:21 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 18:21 WIB

SurabayaPagi, Kediri – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin tanam tebu perdana dalam program bongkar ratoon serentak di Desa Ngletih, K…

Catatan Rahasia Setoran Uang ke Eks Sekda Ponorogo Terbongkar di Sidang KPK, Ternyata Mengalir Dari Sini

Catatan Rahasia Setoran Uang ke Eks Sekda Ponorogo Terbongkar di Sidang KPK, Ternyata Mengalir Dari Sini

Sabtu, 23 Mei 2026 18:13 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 18:13 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Tabir dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo kian benderang. Peran mantan Sekretaris Daerah (Sekda) K…

Strategi Vokasi dan Industri Dongkrak Penyerapan Tenaga Kerja di Jatim

Strategi Vokasi dan Industri Dongkrak Penyerapan Tenaga Kerja di Jatim

Sabtu, 23 Mei 2026 17:19 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 17:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jawa Timur pada Februari 2026 tercatat sebesar 3,55 persen. Angka ini turun 0,06 poin d…

Petani Bondowoso Minta Perlindungan dari Peraturan yang Mengancam Tembakau

Petani Bondowoso Minta Perlindungan dari Peraturan yang Mengancam Tembakau

Sabtu, 23 Mei 2026 11:16 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 11:16 WIB

SurabayaPagi, Punjer - Menandai awal musim tanam 2026, ratusan petani tembakau Bondowoso dengan semangat kebersamaan dan optimisme tinggi, siap menabur benih…

Selain Diduga Belum Miliki Andalalin, Izin Usaha PT JPC Kadaluwarsa   ‎

Selain Diduga Belum Miliki Andalalin, Izin Usaha PT JPC Kadaluwarsa  ‎

Jumat, 22 Mei 2026 20:08 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 20:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Selain diduga belum memiliki dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), izin berusaha milik PT Jatim Parkir Center (JPC) s…