Pupuk Langka, Pemerintah Siapkan Skema Pemberian Subsidi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wapres Ma'ruf Amin Foto: Setwapres.
Wapres Ma'ruf Amin Foto: Setwapres.

i

SURABAYAPAGI.COM, Tuban - Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Ma'ruf Amin melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tuban pada Kamis (10/8/2023). Dalam kesempatan itu, Wapres menampung keluhan para petani mengenai pupuk bersubsidi.

Pupuk subsidi dianggap sulit didapatkan oleh sebagian besar petani, terlebih saat musim tanam tiba. Bahkan, mereka menilai pupuk subsidi banyak dimanfaatkan berbagai pihak untuk bisnis gelap hingga petani kelimpungan.

Maka dari itu, Wapres mengatakan bahwa pemerintah menyiapkan rencana skema terkait masalah kelangkaan pupuk subsidi. Pemberian subsidi pupuk itu rencananya disalurkan by name, by addres atau sesuai nama dan alamatnya sehingga lebih tepat sasaran.

Hal itu berpedoman terhadap Peraturan Menteri Pertanian Nomor 10 Tahun 2022 yang sudah diatur bahwa pupuk bersubsidi hanya bisa disalurkan kepada petani yang memenuhi syarat dan kriteria yang telah ditetapkan.  

“Kalau sistem ini kurang efektif, maka akan diubah, yaitu mencari cara yang paling efektif supaya pupuk itu diterima ke tangan yang berhak. Jadi, siapa yang berhak menerima itu sesuai data by name by address,” kata Wapres, Kamis (10/8/2023).

KH Maruf Amin juga mendapat usulan dari para petani agar subsidi pupuk diganti dengan uang tunai. Kendati demikian, ia menyampaikan bahwa pemerintah belum mematangkan pembahasan mengenai kebijakan tersebut.

“Dan pemerintah belum mematangkan pembahasan mengenai kebijakan tersebut. Apakah nanti dalam bentuk uang, itu belum, belum sampai ke sana,” ujarnya.

Pihaknya menyebut, di balik usulan itu ada pertimbangan lebih jauh mengenai risiko uang yang tidak digunakan sesuai dengan peruntukannya.

“Kalau dulu bantuan tunai itu memang. Waktu itu ada usulan supaya diberikan dalam bentuk tunai kepada Masyarakat. Walaupun ada pikiran kalau dalam bentuk tunai nanti tidak dibelikan beras, tapi dibelikan rokok gitu kan,” terangnya.

Yang jelas, skema atau pilihan-pilihan terkait subsidi pupuk ini masih digodok agar hasilnya bagus ke depan dan manfaatnya bisa dirasakan petani.

"Masih kita bahas, mana yang tepat untuk subsidi pupuk bagi petani ini," ucapnya.

Sementara itu, menanggapi isu kelangkaan pupuk di kalangan petani beberapa waktu terakhir, ia menegaskan bahwa pemerintah akan mengambil opsi terbaik melakukan antisipasi kelangkaan pupuk di kalangan petani.

"Pupuk ini sedang dipertimbangkan dan saya kira akan diambil cara yang terbaik. Kalau itu yang terbaik, tentu akan diambil," pungkasnya. tu-01/cha

Berita Terbaru

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Memasuki musim kemarau 2026 dengan cuaca panas dan minimnya curah hujan justru berdampak positif terhadap dan membawa berkah…