Calon Pengantin Disarankan Cek Fisik dan Mental

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Jakarta - Pernikahan juga bukan sekadar mempersiapkan pesta mewah dan belanja perlengkapan bayi, melainkan kesiapan fisik dan mental yang merupakan esensi dalam berkeluarga. Mempersiapkan kesehatan jadi salah satu faktor utama yang perlu masuk dalam daftar persiapan menikah.

Spesialis Kandungan dr Uf Bagazi SpOG, kepala RS Brawijaya Antasari mengatakan kebanyakan pasien yang berkunjung sudah dalam keadaan hamil. Padahal, persiapan sebelum kehamilan juga sangat penting. Sebetulnya, pasien sudah perlu berkonsultasi dari mulai berencana menikah, merencanakan kehamilan, persalinan hingga intervalnya.

Sehingga kesehatan kewanitaan pun sudah dipikirkan sebelum berkeluarga.'' Apakah rahim wanita boleh hamil? Berkali-kali? Boleh. Tapi kalau soal terbaik ada kriterianya,'' kata dr Uf dalam satu ajang di Jakarta.

Tidak hanya persiapan kesehatan menjelang pernikahan, pasangan suami istri juga perlu mempersiapkan diri ketika buah hati lahir. Ini terutama untuk para ibu yang ingin memberikan air susu ibu (ASI) eksklusif pada bayi.

Ketua Umum Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), Nia Umar menyebutkan tren ASI eksklusif sebenarnya cukup meningkat. Namun, selama pandemi Covid-19, tren tersebut menurun dikarenakan beberapa situasi. Dia mencontohkan adanya beberapa fasilitas kesehatan (faskes) yang memisahkan ibu dengan bayinya yang baru lahir sehingga tidak bisa dirawat gabung. Akibatnya, ibu tidak bisa melakukan inisiasi menyusui dini (IMD).

Padahal keberhasilan menyusui sangat tergantung hari pertama ibu tersebut menyusui anaknya. Jadi tren peningkatan kesadaran ini memang harus diiringi dengan edukasi tenaga kesehatan (nakes), kata Nia.

Namun perlu juga diingat, selain pemeriksaan kesehatan, imunisasi tetanus, organ reproduksi, calon pengantin juga disarankan untuk mengecek kesehatan jiwa. Menurut bidan Poli Calon Pengantin Puskesmas Kecamatan Tanah Abang Sunarti, S.S.T, kesehatan jiwa calon pengantin akan mempengaruhi kehidupan rumah tangga mereka ke depannya. Sehingga, pemeriksaan kesehatan jiwa perlu dilaku kan sebelum menikah untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi dalam rumah tangga.

"Seperti kalau dia ada riwayat (masalah kesehatan jiwa) sebelumnya, itu dia bisa dideteksi kemudian diatasi supaya dia tidak temperamen atau yang lainnya, untuk menjaga keberlangsungan kehidupan rumah tangga. Jadi perlu dilihat apakah ada trauma atau tidak," ujar Sunarti.

Dia pun mewanti-wanti agar calon pengantin tidak melulu disibukkan dengan urusan make up, gedung, atau hal-hal yang lain. ''Pemeriksaan kesehatan fisik atau jiwa ini sangat penting untuk ke depannya," lanjut dia.

Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan jiwa bagi calon pengantin dapat dilakukan bersama dengan pemeriksaan kesehatan fisik di fasilitas layanan kesehatan baik puskesmas, rumah sakit, maupun yang lainnya, minimal tiga bulan sebelum menikah.hlt/ana

Tag :

Berita Terbaru

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun -  Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengacak-acak Kota Madiun, Rabu (7/10/2026). Kali ini, tim antirasuah mend…

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tak main-main terhadap pelaku usaha yang merusak lingkungan. Usaha kuliner di kawasan Kejuron…

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Semangat Hari Kesaktian Pancasila diwujudkan PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui aksi nyata menjaga k…

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pawon Jenggolo kembali mencuri perhatian para pencinta kuliner lewat penawaran menu andalan di Lime Restaurant Favehotel Sidoarjo m…

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - AK 69 penjual Sate di warungnya, berteriak kesakitan karena terkena tusukan Sajam pada leher kiri dan kepalanya, teriak an Kakek di…

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pameran pernikahan terbesar dan terlengkap, yang dititel Serba-Serbi Manten Expo Nusantara 2026, sangat memukau dan menyita p…