Kepala Desa Padikeh Terus Mangkir, Aktivis akan Laporkan ke Inspektorat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para Aktifis Sumenep, saat gelar Materi terkait mandeknya penyertifikatan rumah Milik Misawa Desa Padikeh kec. Talango Sumenep. SP/Ainur Rahman
Para Aktifis Sumenep, saat gelar Materi terkait mandeknya penyertifikatan rumah Milik Misawa Desa Padikeh kec. Talango Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Desakan klarifikasi terhadap kepala Desa Padikeh kecamatan Talango, tidak di gubris bahkan sampai kepada pemblokiran nomor kontak wartawan, berujung kepada pelaporan.

Para aktivis mendesak BPN untuk mengungkap adanya nama pemohon sertifikat atas nama Misawa Dusun Jeteh laok Desa Padikeh Kecamatan Talango Kab. Sumenep.

Moh. Ali, mengaku prihatin terhadap pemohon yang dituding kurang mendapat respon baik dari kepala Desa Padikeh.

Kepada Surabaya Pagi Moh. Ali pegiat sosial di Sumenep, mengatakan, bahwa pelayanan kades Padikeh kurang maksimal terhadap warganya, hal ini terbukti dari kasus Misawa yang telah bersabar menunggu hampir dua tahun penyertifikatan rumah miliknya.

"Bayangkan sudah dua tahun menunggu belum ada titik terang hanya disuruh, menunggu sedang diproses, pertanyaannya menunggu sampai kapan dan di prosesnya kemana".

Saya hanya kasihan sambungnya, makanya saya ingin melaporkan Kepala Desa itu ke Inspektorat, biar di cancel dana DD dan ADD nya, soalnya kita sudah berniat untuk baik-baik dalam menyelesaikan masalah, namun upaya saya diabaikan, ia sudah kita tempuh jalur hukum saja. Ungkapnya

"Saya sudah perlakukan Kepala Desa Padikeh dengan baik, untuk dimintai keterangannya, namun mengelak dan tak memberikan komentar terhadap awak media"

Makanya saya akan laporkan ke Inspektorat, agar dilakukan audit Dana Desanya, ya setidaknya diingatkan agar permasalahan di desanya cepat diselesaikan dulu, jadi kata dia, desa yang bermasalah harus dibersihkan dulu.

"Kalau tetap dibiarkan, maka peristiwa yang sama bisa terjadi di desa-desa yang lain, makanya sebelum menjadi virus kita cegah, masalah ini harus segera dituntaskan"

Jangan karena kepala desa memiliki kewenangan penuh di desa, lalu memperlakukan warganya dengan semena-mena, saya akan kawal persoalan ini sampai tuntas, sampai semuanya kembali sesuai dengan harapan pemohon.

"Saya akan bantu korban, yakni pemohon sertifikat rumahnya itu sampai selesai, kasihan orang awam jangan diperlakukan dengan hal yang sulit, apalagi sebagai kepala Desa setidaknya memberikan pelayanan yang maksimal bagi warganya".

Sebelum kepala desa Padikeh melakukan klarifikasi di media, kita akan tekan terus kebijakan pemerintah Daerah untuk lakukan pembinaan terhadap desa yang bermasalah. Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat sebanyak 174 dari total 198 desa telah berstatus Desa Mandiri berdasarkan hasil Pemutakhiran In…