DPRD Sidoarjo Bersama Bupati Tandatangani Nota Kesepakatan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2023

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
DPRD Sidoarjo tandatangani Nota Kesepakatan bersama Bupati mengenai Rancangan Perubahan KUA-PPAS tahun anggaran 2023. SP/ Hikmah
DPRD Sidoarjo tandatangani Nota Kesepakatan bersama Bupati mengenai Rancangan Perubahan KUA-PPAS tahun anggaran 2023. SP/ Hikmah

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - DPRD menyampaikan laporan Badan Anggaran (banggar) mengenai rancangan perubahan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2023 dalam rapat paripurna penting yang digelar Sabtu (12/08/2023) malam.

Dari hasil rapat  tersebut, ternyata membuahkan hasil  dengan  ditandatangani nota kesepakatan bersama DPRD yang dibawahi langsung oleh sang ketua H. Usman dengan Pemkab Sidoarjo oleh Bupati Muhdlor.

“Saya tawarkan kepada pimpinan dan semua anggota. Apakah Rancangan KUA PPAS APBD 2023 disetujui?,” kata Ketua DPRD Sidoarjo H. Usman. “Setuju,” jawab 45 anggota legislatif yang hadir dalam rapat paripurna tersebut.

Sebelumnya pada rapat tersebut, Politikus PDIP Sudjalil, anggota Banggar memberikan paparan mengenai laporan dan target-target yang ditetapkan dalam Perubahan APBD 2023 yang jadi fokus pembahasan dimana sebelumnya Pemkab Sidoarjo sudah menyerahkan dokumen KUA-PPAS Perubahan APBD 2023.

Yang menarik dalam dokumen tersebut adalah proyeksi pertumbuhan ekonomi yang mencapai 2,89 persen. Banggar menilai angka tersebut terpaut jauh dari capaian tahun sebelumnya. "Pada 2022 berhasil mencapai 7,53 persen," tandas Sudjalil.

Harapan Banggar, harusnya peningkatan ekonomi ada di semester kedua tahun ini. "Sebab aktivitas industri dan perdagangan pariwisata sudah kembali pulih. Sehingga akan berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan ekonomi," paparnya.

Sudjalil juga menyebutkan bahwa transformasi ekonomi inklusif yang berkelanjutan menjadi fokus dalam Rancangan KUA-PPAS Perubahan APBD tahun ini. 

Sementara tema pembangunan 2023 adalah peningkatan pelayanan publik, SDM, pembangunan kota, dan sistem transportasi yang mendukung produktivitas industri serta perdagangan.

Dari hasil pembahasan, pendapatan daerah direncanakan naik sekitar 1,24 persen. Dari semula Rp 4,7 triliun menjadi Rp 4,8 triliun. Sementara belanja daerah diharapkan dapat mengalami peningkatan sebesar 1,99 persen. Dari Rp 5,2 triliun menjadi Rp 5,3 triliun. Pembiayaan daerah juga mengalami kenaikan sebesar 10,02 persen.

Dalam rekomendasi yang diajukan oleh Badan Anggaran, terdapat serangkaian langkah penting yang disarankan. Utamanya adalah evaluasi terhadap target ekonomi makro. Selain itu juga penanganan stunting dan penurunan angka kemiskinan melalui program khusus serta upaya meningkatkan indeks reformasi birokrasi.

Saran lain yang diberikan termasuk pembangunan galeri UMKM, penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), serta peningkatan fungsi ruang di Mal Pelayanan Publik. Selain itu, pihak legislatif dan eksekutif juga setuju untuk mengalokasikan anggaran bantuan keuangan umum untuk desa serta meningkatkan gaji dan honor guru TPQ.

"Untuk guru TPQ, dari Rp 350 ribu per bulan dinaikkan menjadi Rp 500 ribu per bulan dan pencairan tepat waktu," imbuh Sudjalil.

Rapat berakhir dengan kesimpulan, Rancangan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2023 akhirnya disetujui oleh kedua belah pihak, yaitu eksekutif dan legislatif. Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor menyambut baik hasil kesepakatan tersebut. 

"Diharapkan program pembangunan dapat berjalan sesuai rencana serta segera dibahas lebih lanjut oleh pihak legislatif," tutur Bupati Muhdlor. Hdk/hik/dsy

Berita Terbaru

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua mantan Direktur Perumda BPR Bank Daerah Kota Madiun, Sugeng Mukti Wibowo (SMW) dan Ahmadu Malik Dana Logistia (AD), mem…

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi simbolis bertajuk “Mentirakati …

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pameran kebutuhan ibu, bayi, dan anak, Willow Baby Expo (Wilbex) kembali digelar di Surabaya. Memasuki penyelenggaraan 2026, Wilbex V…

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek Suwarti berusia 70 tahun warga Kel. Beru, Kec. Wlingi, Kab. Blitar, tadi jelang Sholat Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul…

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Majelis Pemberdayaan Indonesia resmi digaungkan sebagai langkah strategis memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mengatasi persoalan…

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan pesta minuman keras (miras) yang melibatkan sejumlah pelajar SMP di Kabupaten Gresik menjadi alarm serius bagi dunia p…