Transaksi QRIS di Jatim Meningkat 296 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Kantor Perwakilan BI Jatim, Doddy Zulverdi (tengah). Foto: Diskominfo Jatim.
Kepala Kantor Perwakilan BI Jatim, Doddy Zulverdi (tengah). Foto: Diskominfo Jatim.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Timur (Jatim) mengungkapkan bahwa transaksi pembayaran digital menggunakan QR Code Indonesia Standard (QRIS) di Jawa Timur terus mengalami peningkatan tajam.

Kepala Kantor Perwakilan BI Jatim, Doddy Zulverdi mengatakan bahwa nominal transaksi QRIS di Jatim pada Juni 2023 mencapai Rp1,75 triliun. Jumlah tersebut naik sebesar 296 persen sacara tahunan (yoy) jika dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Kemudian, jumlah volume tercatat sebanyak 14,9 juta transaksi atau naik 155 persen secara tahunan (yoy).

“Peningkatan nilai dan volume transaksi QRIS ini sejalan dengan meningkatnya jumlah merchant QRIS yang hingga Juni 2023 telah mencapai 2,98 juta atau naik 41 persen (yoy),” kata Doddy di sela- di Surabaya, Senin (14/8/2023).

Sedangkan untuk jumlah pengguna QRIS di Jatim, lanjut Doddy, pada Juni mencapai 5,21 juta atau meningkat 82 persen secara tahunan (yoy) jika dibandingkan Juni 2022. 

Ia menuturkan bahwa sejauh ini QRIS telah turut mendorong akselerasi perbaikan ekonomi melalui optimalisasi transaksi pembayaran ritel dengan cara yang cepat, mudah, murah, aman dan andal.

Doddy menuturkan bahwa BI terus berupaya untuk meningkatkan kualitas dan layanan seperti menghadirkan QRIS cross border yang sudah bisa digunakan sebagai alat pembayaran di Thailand dan Malaysia, dan akan terus dikembangkan hingga ke Singapura dan kawasan Asean.

“Selain itu juga akan segera dihadirkan QRIS Tuntas, yaitu inovasi untuk menghadirkan Transfer, Tarik Tunai dan Setor Tunai menggunakan QRIS pada Agustus ini,” ujarnya.

Di samping itu, BI juga telah mengeluarkan kebijakan Merchant Discount Rate (MDR) QRIS segmen usaha mikro (UMi) berdasarkan nominal per transaksi secara progresif guna mendorong percepatan implementasi keuangan digital.

Secara rinci, transaksi sampai dengan Rp100.000 dikenakan MDR 0 persen, transaksi di atas Rp100.000 dikenakan MDR 0,3 persen, dengan masa berlaku efektif secepat-cepatnya 1 September 2023 dan selambat-lambatnya 30 November 2023 sesuai kesiapan sistem industri.

Sebagai bagian dari instrumen keuangan digital, Doddy menyebut bahwa QRIS juga turut memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat melalui gelaran Simfoni Rupiah 2023.

“Tujuan akhir dari kegiatan Simfoni Rupiah tahun ini adalah bagaimana masyarakat memahami tingkat penggunaan instrumen keuangan secara khusus berbasis digital, termasuk memahami risikonya, sebab tingkat literasi digital masyarakat Indonesia masih rendah dibandingkan inklusinya,” tandasnya. s-01/cha

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…