Pemkab Sumenep Fokus Turunkan Angka Kemiskinan

author surabayapagi.com

- Pewarta

Selasa, 15 Agu 2023 16:01 WIB

Pemkab Sumenep Fokus Turunkan Angka Kemiskinan

i

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. Foto: Pemkab Sumenep.

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus melakukan sejumlah upaya untuk menurunkan angka kemiskinan di wilayah setempat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Sumenep pada tahun 2022 masih berada di angka 18,76 persen.

Jika melihat pada data tahun sebelumnya, angka kemiskinan di Sumenep pada tahun 2022 sudah Mengalami penurunan yang signifikan. Pada tahun 2021 angkanya masih 20,51 persen, sedangkan pada 2022 menurun menjadi 18,76 persen. Artinya, telah terjadi penurunan sebesar 1,75 persen.

Baca Juga: Aktivis Praja Sumenep Demo Soroti Peredaran Minol

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo tidak mengakui jika angka kemiskinan di Kota Keris masih cukup tinggi. Namun menurutnya, hal tersebut akan menjadi tantangan tersendiri baginya. Maka dari itu, pihaknya berkomitmen membuat berbagai program untuk menurunkan angka kemiskinan.

Di antara banyaknya program peningkatan kesejahteraan masyarakat, Fauzi menitikberatkan salah satunya pada sektor pariwisata.

Bupati yang akrab disapa Cak Fauzi itu sadar betul bahwa banyak potensi wisata yang ada di Sumenep. Salah satunya Gili Iyang, pulau dengan kandungan oksigen terbaik di dunia. Selain itu, juga ada Gili Labak, pulau yang menyimpan keindahan bawah laut yang luar biasa.

Baca Juga: Bupati Sumenep Himbau Agar Produk Lokal Dipertahankan

Gencarnya promosi wisata yang dilakukan Cak Fauzi berhasil meningkatkan kunjungan wisatawan. Pada tahun 2020, jumlah wisatawan yang datang ke Sumenep sekadar 168.775 orang, angkanya meroket menjadi 1.057.434 pada tahun 2023.

"Dengan meningkatkan wisatawan, maka harapannya UMKM semakin tumbuh. Dengan begitu, ekonomi mikro bersentuhan langsung dengan masyarakat kecil. Otomatis, pertumbuhan ekonomi semakin meningkat sehingga kesejahteraan masyarakat akan tercapai," kata Cak Fauzi, Senin (14/8/2023).

Di samping itu, Cak Fauzi menilai, ada dampak positif lain dari meningkatnya kunjungan wisatawan, yakni meningkatnya nilai investasi dan menurunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT).

Baca Juga: Bupati Banyuwangi Luncurkan Program Pengentasan Kemiskinan

Adapun berdasarkan data BPS Jawa Timur, TPT Kabupaten Sumenep kini hanya sebesar 1,36 persen, paling rendah di Jawa Timur selama dua tahun terakhir. Sebelumnya, pada Agustus 2020 TPT Sumenep mencapai 2,84 persen, sedangkan tahun 2021 berkisar 2,31 persen.

"Tahun 2022 penurunan TPT sangat signifikan. Bahkan paling rendah sejak dua tahun terakhir di Jatim. Kami akan terus mengupayakan agar penurunan lebih cepat," tandasnya. sm-01/cha

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU