Pemkab Sumenep Fokus Turunkan Angka Kemiskinan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. Foto: Pemkab Sumenep.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. Foto: Pemkab Sumenep.

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus melakukan sejumlah upaya untuk menurunkan angka kemiskinan di wilayah setempat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Sumenep pada tahun 2022 masih berada di angka 18,76 persen.

Jika melihat pada data tahun sebelumnya, angka kemiskinan di Sumenep pada tahun 2022 sudah Mengalami penurunan yang signifikan. Pada tahun 2021 angkanya masih 20,51 persen, sedangkan pada 2022 menurun menjadi 18,76 persen. Artinya, telah terjadi penurunan sebesar 1,75 persen.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo tidak mengakui jika angka kemiskinan di Kota Keris masih cukup tinggi. Namun menurutnya, hal tersebut akan menjadi tantangan tersendiri baginya. Maka dari itu, pihaknya berkomitmen membuat berbagai program untuk menurunkan angka kemiskinan.

Di antara banyaknya program peningkatan kesejahteraan masyarakat, Fauzi menitikberatkan salah satunya pada sektor pariwisata.

Bupati yang akrab disapa Cak Fauzi itu sadar betul bahwa banyak potensi wisata yang ada di Sumenep. Salah satunya Gili Iyang, pulau dengan kandungan oksigen terbaik di dunia. Selain itu, juga ada Gili Labak, pulau yang menyimpan keindahan bawah laut yang luar biasa.

Gencarnya promosi wisata yang dilakukan Cak Fauzi berhasil meningkatkan kunjungan wisatawan. Pada tahun 2020, jumlah wisatawan yang datang ke Sumenep sekadar 168.775 orang, angkanya meroket menjadi 1.057.434 pada tahun 2023.

"Dengan meningkatkan wisatawan, maka harapannya UMKM semakin tumbuh. Dengan begitu, ekonomi mikro bersentuhan langsung dengan masyarakat kecil. Otomatis, pertumbuhan ekonomi semakin meningkat sehingga kesejahteraan masyarakat akan tercapai," kata Cak Fauzi, Senin (14/8/2023).

Di samping itu, Cak Fauzi menilai, ada dampak positif lain dari meningkatnya kunjungan wisatawan, yakni meningkatnya nilai investasi dan menurunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT).

Adapun berdasarkan data BPS Jawa Timur, TPT Kabupaten Sumenep kini hanya sebesar 1,36 persen, paling rendah di Jawa Timur selama dua tahun terakhir. Sebelumnya, pada Agustus 2020 TPT Sumenep mencapai 2,84 persen, sedangkan tahun 2021 berkisar 2,31 persen.

"Tahun 2022 penurunan TPT sangat signifikan. Bahkan paling rendah sejak dua tahun terakhir di Jatim. Kami akan terus mengupayakan agar penurunan lebih cepat," tandasnya. sm-01/cha

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…