Bocah 12 Tahun Terseret Arus Sungai Brantas Tulungagung Ditemukan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
AWZ (12), bocah perempuan asal Desa Buntaran, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, yang hilang terbawa arus Sungai Brantas berhasil ditemukan. SP/ TLG
AWZ (12), bocah perempuan asal Desa Buntaran, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, yang hilang terbawa arus Sungai Brantas berhasil ditemukan. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Seorang bocah berinisial AWZ (12) asal Desa Buntaran, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur berhasil ditemukan oleh tim SAR. Namun, bocah tersebut ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia pada Selasa (22/08/2023).

Menurut Dantim Basarnas Pos Trenggalek, Eko Aprianto, korban ditemukan sekitar pukul 21.15 WIB. “Ditemukan pertama oleh keluarga dan para tetangga korban yang menunggui. Lalu dilaporkan ke Tim SAR,” terang Eko Aprianto.

Saat proses pencarian tersebut, Tim SAR segera menuju ke lokasi penemuan yang berjarak sekitar 300-400 meter dari titik awal korban hilang di Desa Buntaran, Kecamatan Rejotangan.

Kondisi korban saat ditemukan saat itu tengah terjebak di cekungan bekas sedotan pasir di Sungai Brantas.

“Sebelumnya ada di tengah, kemudian ditarik ke tepi. Selanjutnya menunggu Tim SAR untuk evakuasi ke darat,” sambung Eko Aprianto, Rabu (23/08/2023).

Selain dari baju yang dikenakan, keluarga mengenali dari ciri fisik tubuhnya. Jasad korban dibawa ke Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKF) RSUD dr Iskak Tulungagung untuk visum.

“Selesai visum, maka operasi SAR resmi ditutup,” pungkas Eko Aprianto.

Diketahui sebelumnya, korban bersama tiga temannya bermain di tepi Sungai Brantas, Minggu (20/08/2023) sekitar pukul 16.00 WIB.

Mereka menumpang di gerobak untuk mencari rumput milik Sumarji (63) yang ditarik sepeda motor.

Sementara itu, Sumarji mencari rumput, dan korban bersama tiga temannya bermain di cekungan yang ada di tepian Sungai Brantas, dengan kedalaman 30 cm.

Diduga saat bermain itu, korban berlalu ke tengah hingga terseret arus Sungai Brantas. Dan terbukti, korban ditemukan di salah satu bekas lubang sedotan pasir. tlg-01/dsy

Berita Terbaru

Masuki Masa Tanam Ketiga, Ngawi Dapat Tambahan Alokasi Pupuk Bersubsidi

Masuki Masa Tanam Ketiga, Ngawi Dapat Tambahan Alokasi Pupuk Bersubsidi

Minggu, 27 Sep 2026 14:14 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Guna memenuhi kebutuhan petani, terutama menjelang masa tanam ketiga tahun ini, Kabupaten Ngawi mendapat tambahan alokasi pupuk…

Revitalisasi Kebun Satwa Mini, Pemkab Tulungagung Alokasikan Rp350 Juta

Revitalisasi Kebun Satwa Mini, Pemkab Tulungagung Alokasikan Rp350 Juta

Minggu, 27 Sep 2026 13:40 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 13:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebelum akhir tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung bakal segara merevitalisasi kebun satwa mini yang ada di…

Percepat Pembangunan Flyover Gedangan, Pemkab Sidoarjo Pilih Skema Penlok Bertahap

Percepat Pembangunan Flyover Gedangan, Pemkab Sidoarjo Pilih Skema Penlok Bertahap

Minggu, 27 Sep 2026 13:39 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 13:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai langkah strategis dalam mempercepat pembebasan lahan pembangunan Flyover Gedangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo…

Krisis Kekeringan, Ponorogo Tambah Pasokan Air Bersih ke Daerah Terdampak

Krisis Kekeringan, Ponorogo Tambah Pasokan Air Bersih ke Daerah Terdampak

Minggu, 27 Sep 2026 12:46 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Musim kemarau panjang yang menyebabkan krisis kekeringan yang kian meluas membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)…

Dukung Pertumbuhan Ekonomi, Pemkot Surabaya Wajibkan UKM Ikut Serta ‘Sport Tourism’

Dukung Pertumbuhan Ekonomi, Pemkot Surabaya Wajibkan UKM Ikut Serta ‘Sport Tourism’

Minggu, 27 Sep 2026 12:37 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam kegiatan sport tourism seperti kegiatan lari yang sering dilaksanakan di kota setempat, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya…

Diimbau Tak Panik, Pemkot Madiun Pastikan Stok dan Distribusi LPG 3 Kg Aman

Diimbau Tak Panik, Pemkot Madiun Pastikan Stok dan Distribusi LPG 3 Kg Aman

Minggu, 27 Sep 2026 12:28 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, terus menjaga kelancaran pasokan dan distribusi LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram tetap aman dan…