Truk Tangki Seruduk Karnaval HUT RI di Pacet, 3 Tewas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Kamis (24/8/2023) semalam, terjadi kecelakaan maut di Mojokerto. Sebuah truk tangki menabrak sejumlah warga yang sedang menonton karnaval peringatan HUT RI ke-78 di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Akibatnya, puluhan orang luka-luka, dan hingga Kamis malam, juga menewaskan 3 orang.

Kecelakaan ini diduga truk tangki air bernopol S 9085 UP datang dari arah Dusun Mligi, Desa Claket, Pacet, Mojokerto, yang melaju di Jalan Raya Pacet, mengalami rem blong.

Dari informasi yang dihimpun koresponden Surabaya Pagi di Mojokerto, truk tangki air itu melaju dengan kecepatan tinggi. Ditambah, struktur jalanan Jalan Raya Pacet menurun. Sehingga sopir truk tangki air tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya.

Kapolsek Pacet AKP Amat menyebutkan kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Truk tangki air bernopol S 9085 UP datang dari arah Dusun Mligi, Desa Claket, Pacet, Mojokerto.

Saat turun dari arah Pacet ke arah Kecamatan Gondang melewati turunan curam yang disebut Turunan Karlina itu, truk itu mengalami rem blong hingga menyeruduk sejumlah kendaraan dan beberapa sepeda motor.

"Telah terjadi laka lantas rem blong. Di mana mobil tangki S 9085 UP ada muatannya, dari atas turun ke bawah remnya blong," kata AKP Amat, Kamis (24/8/2023) malam.

Amat menjelaskan bahwa korban yang tertabrak truk tersebut diduga bukan peserta Karnaval. Menurutnya, para korban tidak memakai pakaian peserta karnaval.

"Yang tertabrak ini penonton, karena pakaiannya tidak menggunakan pakaian karnaval," ujarnya.

 

12 Orang Luka Berat

Sedangkan, korban lainnya, sekitar 12 orang, mengalami luka-luka, mulai luka berat dan luka ringan. Sejumlah penonton mengalami luka berat dan ringan dibawa ke UPT Puskesmas Pacet dan RS Sumberglagah Kecamatan Pacet.

Dokter Umum Puskesmas Pacet dr Caesa Aji menyebutkan bahwa total korban kecelakaan ditabrak truk tangki air saat karnaval HUT RI di kawasan Pacet itu sebanyak 12 orang.

"Insyaallah total korban luka 12 orang. Tadinya 9 orang dirawat di sini, 2 kami rujuk ke RSUD Sumberglagah. Jadi yang masih dirawat di sini ada sekitar 7 orang. Tadi ada 1 yang sudah pulang," ujarnya kepada wartawan, Kamis (24/8/2023).

Dia menyebutkan bahwa rata-rata korban yang dirawat di Puskesmas Pacet adalah korban dengan luka ringan. Mulai dari lecet hingga dislokasi panggul.

"Rata-rata yang dirawat luka ringan. Ada yang lecet, ada yang sudah dijahit, ada yang dislokasi di panggul bagian kiri. Ini juga ada yang mau dirujuk menunggu keluarga," katanya.

 

Warga Menonton Karnaval

Salah satu warga, Agil (26) mengatakan, truk tangki muatan aie mineral mengalami rem blong. “Sekitar 17.30 WIB an. Lokasi kecelakaan itu parkiran karnaval, jadi truk mengalami rem blong dan menabrak sejumlah kendaraan dan masyarakat. Ada mobil dan sepeda motor juga,” ungkapnya, Kamis (24/8/2023).

Truk yang berjalan dari arah timur ke barat memaksa turun di turunan Karlina tepatnya di barat pertigaan Taman Pacet. Lokasi kecelakaan bukan rute karnaval namun digunakan sebagai tempat parkir masyarakat. Saat kejadian banyak masyarakat hendak pulang lantaran finish karnaval ada di Polsek Pacet atau di utara pertigaan Taman Pacet.

“Banyak penonton. Dari bawah (barat) sudah macet. Truk memaksa turun, muatan air kan berat. Ya rem blong langsung tabrak parkiran motor itu, kalau korbannya tidak tahu pasti berapa. Yang jelas pasca kejadian ambulance ada delapan kali riwa-riwi membawa korban,” katanya.

Masih kata Agil, ia melihat ada dua korban parah berada di roda kanan dan depan truk tangki. Sementara korban luka, ia sendiri tidak tahu jumlahnya. Sopir trui tangki sempat hendak dimassa masyarakat yang berada di lokasi namun akhirnya bisa diselamatkan ke Mapolsek Pacet yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait jumlah korban dalam kecelakaan tersebut. Sementara di lokasi kejadian, petugas dari Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto tenggah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulan keterangan sejumlah saksi. dwy/rmc

Berita Terbaru

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke …

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK mulai menganalisis fenomena suap dengan emas.  Dalam OTT terhadap pejabat Bea Cukai Jakarta, KPK sita Logam mulia seberat 2,5 …

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Fitroh Rohcahyanto, pimpinan KPK berlatar belakang jaksa  menyatakan OTT di PN Depok, berkaitan dengan dugaan suap pengurusan …