Tewasnya Siswa MTs di Blitar

Kemenag Kabupaten Blitar Prihatin, kini Kasusnya Terus Dilakukan Penyidikan Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Blitar Kota saat  beri keterangan pada wartawan. SP/Lestariono
Kapolres Blitar Kota saat  beri keterangan pada wartawan. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Peristiwa tewasnya siswa kelas 9 MTs di wilayah Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar pihak Kantor Kemenag Kab Blitar prihatin dan belasungkawa atas kejadian tersebut. Menurut Baharudin selaku Kasi Penma (Pendidikan Madrasah) Kemenag Kab Blitar pada wartawan Sabtu (26/8) sore, pihaknya prihatin dan belasungkawa atas meninggalnya korban atas kejadian yang terjadi pada Jumat (25/8) siang, sekaligus menyampaikan ucapan semoga alm husnul khotimah sambil menyampaikan kronologi kejadianya berdasarkan keterangan dari pihak sekolah maupun teman teman korban saat kejadian.

"Kejadian itu rupanya berawal pada Kamis (24/8) siang saat ganti mapel (mata pelajaran) pelaku masuk ke ruang kelas lain, dan ditanya oleh korban, mengapa masuk ke kelas lain," kata Baharudin.

Seterusnya masih menurut mantan salah satu kepala Mts ini, keesokan harinya (Jumat 25/8) sekitar pukul 11.00, pelaku mendatangi korban di ruang kelasnya sambil teriak-teriak memanggil korban dan korban dipukuli oleh pelaku sampai terjatuh, dan dibawa ke ruang UKS karena kritis langsung dirujuk ke RS Al Ittihad. "Semoga hal ini diharapkan tidak terjadi serupa termasuk di sekolah sekolah lain," harap Baharudin. 

Sementara Polres  Blitar Kota melalui Kasubsi Humas Aipda Supriyadi (Sabtu 26/8) sore pada wartawan menyampaikan, bahwa korban telah di otopsi di RSUD Srengat pada Jumat malam (25/8) yang melibatkan team Forensik dari RS Bhayangkara Kediri, setelah otopsi jenazah langsung dimakamkan dengan persetujuan dan diketahui pihak keluarga Korban.

Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Galih Putra Samudra pada wartawan Minggu (27/8) siang menjelaskan, untuk kasus kekerasan yang mengakibatkan tewasnya korban, pihaknya telah melakukan pemeriksaan sebanyak 16 saksi.

"Untuk pelaku yang berusia 14 tahun sudah dilakukan pemeriksaan dengan didampingi penasehat hukum yang ditunjuk, sekaligus untuk selanjutnya dijadwalkan pemeriksaan kondisi psikologisnya si pelaku, untuk proses penyidikan tetap berjalan juga menunggu hasil otopsi dan hasil dari Bapas, sedang dari  keluarga korban didampingi dari team P2TP2A Kabupaten Blitar," papar AKP Galih atas ijin Kapolres Blitar Kota AKBP Danang Prasetyo. Les

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…