DPW Korwil Madura Berkirim Surat ke Polres Sumenep untuk Menggelar Aksi di Jalanan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sarkawi, Ketua DPW. Korwil Madura, Brigade 571 Trisula Macan Putih. SP/Ainur Rahman
Sarkawi, Ketua DPW. Korwil Madura, Brigade 571 Trisula Macan Putih. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Akhirnya Ketua DPW Korwil Madura Sarkawi berkirim surat kepada Kapolres Sumenep, perihal, pemberitahuan unras kepada Kantor Pertanahan, Gedung DPRD dan Kantor Pemkab. Sumenep.

Surat tertanggal,  28 Agustus 2023  dengan Nomor  : 33/ DPW-TMP/K./SMP-DPW/2023. Sudah resmi dikirim oleh ketua DPW Korwil Madura, Sarkawi bersama Ketua DPC Brigade 571 Kab. Sumenep, Moh. Ali

Saat ditemui reporter Surabaya Pagi, Sarkawi mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat kepada Bapak Kapolres Sumenep, dan Kasat Intelkam, berikut Mastasek Pabian Kecamatan Kota, untuk menggelar Unras pada Kamis (31/8).

"Saya dari lembaga, DPW Korwil Madura, Brigade 571 Trisula macan Putih bersama DPC. Brigade 571 wilayah Kab. Sumenep,  menyoal adanya TUKS di Kab. Sumenep yang dituding tidak jelas baik dari izin dan dugaan fiktif sertifikat yang dikeluarkan oleh kantor BPN Kab. Sumenep," katanya.

Ia juga menjelaskan digelarnya Unras itu karena merasa tidak puas dengan pernyataan sikap dinas pemerintahan di Kab. Sumenep, perihal adanya TUKS Gersik putih di pelabuhan Kalianget.

Bahkan setelah dilakukan mediasi bersama pada saat gelar materi perihal TUKS selalu berakhir dengan tidak jelas, karena pihak Dinas hanya menghimpun cerita bukan bicara data.

"Rapat digelar, hanya mengisi kursi kosong, bicara tanpa data, jadi yang ada hanya simpang siur saja, nanti saya kroscek dulu, nanti saya pelajari, selalu saja begitu, jadi tak ada titik temu, makanya lembaga sudah mengambil langkah agar publik tahu kerja pemerintahan di Kab. Sumenep," tudingnya.

Dalam hal ini kata Sarkawi, terkait keberadaan TUKS kepada pihak BPN lembaga hanya ingin menanyakan adanya dua sertifikat yang dikeluarkan BPN dituding bermasalah dan diduga telah memalsukan data dengan pihak-pihak terkait.

“Makanya, kita terus desak BPN itu dapat membongkar data lama, dan mengungkap siapa sindikat yang bermain di balik layar tersebut. Selain itu, kata Sarkawi, pihaknya bersama lembaga sebenarnya tak bermaksud untuk menggelar orasi di jalan, namun karena tidak adanya titik terang dari persoalan TUKS, jadi semua Tim dari lembaga bersepakat untuk menggelar unras,” kilahnya.

"Akhirnya kita bersama lembaga bersepakat menggelar Unras, setelah berkali-kali dilakukan mediasi selalu katanya bicara tanpa data, jadi Unras dilakukan dengan tujuan untuk saling mengingatkan antara kerja pemerintah dan masyarakat di Kab. Sumenep".

Dikatakan Sarkawi, Unras akan digelar dari tiga titik diantaranya Kantor BPN Sumenep, Gedung DPRD dan Gedung Pemkab. Sumenep, dengan Korlap Unras, Moh. Ali dan Rasidi,  sementara itu juga kita membawa perwakilan dari lembaga se-Madura.

"Kita dari Perwakilan lembaga Brigade se-Madura dan tim simpatisan relawan kurang  lebih  50 orang  dengan perangkat Aksi, Megaphone dan spanduk"

Jadi kata dia, apa yang bisa kita lakukan jika jalan mediasi juga tak menemukan jalan keluar, mungkin dengan kita menggelar Unras dapat membantu kesadaran para elit pemerintahan untuk dapat membongkar data dan fakta kerja di lapangan. Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong budaya…

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Fenomena sungai menghitam dan penumpukan sampah plastik masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Ponorogo. Merespons hal tersebut,…

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Protek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Protek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Pengusaha event organizer (EO) Matahari Pink Inspiration (MPI), Faizal Rachman, diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ter…

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, JAKARTA — Polemik lama antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Praktisi hukum Ghufron menegaskan p…

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Terus berkomitmen menjaga keamanan operasional perjalanan kereta api sekaligus keselamatan pengguna jalan pada perlintasan Rel…

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …