SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kawasan eks lokalisasi Dolly yang terletak di Pasar Burung, Kupang Gunung Timur, Kota Surabaya kini menjadi Kampung Tangguh Bersih Narkoba.
Menurut Kombes Pasma Royce, pemberdayaan bersama-sama dengan potensi masyarakat lalu didukung pemerintah serta berbagai lapisan bisa memberikan hasil yang positif.
”Ini juga ada UMKM, sepatu, batik banyak potensi yang lain,” terang Pasma, Kamis (31/08/2023).
Pasma Royce juga mengatakan, ada alasan khusus mengapa Kampung Tangguh Bersih Narkoba ditempatkan di Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan itu.
“Sebagaimana yang saya sampaikan, bahwa Putat jaya Kecamatan Sawahan ini, wilayah yang memiliki kerawanan. Parameternya apa, berdasarkan dari hasil pengungkapan jumlah kasus dan tersangka ini paling tinggi ada di sini,” ungkap Pasma Royce.
Selain itu, di Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan jumlah kasus tertinggi di sebanyak 115 kasus selama periode 2022-2023.
Rinciannya, kelurahan Putat Jaya sebanyak 38 kasus, Kelurahan Pakis 26 kasus, Kelurahan Petemon 16 kasus, Banyuurip 14 kasus, Kupang Krajan 11 kasus, dan Kelurahan Sawahan 10 kasus.
Kelurahan Putat Jaya 38 kasus, Pakis 26 kasus, Petemon 16 kasus, Banyuurip 14 kasus, Kupang Prajan 11 kasus, dan Sawahan 10 kasus.
Pasma melanjutkan, atas dasar tersebut dan instruksi Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo Kapolri, pihaknya membangun Posko Tangguh Bersih Narkoba.
“Makanya berangkat dari pengungkapan kasus itu, kita menetapkan dan membangun kampung tangguh bebas narkoba di Surabaya ini,” ungkap Pasma.
Dalam Posko Kampung Tangguh Bersih Narkoba ini, ada beberapa fasilitas yang bisa dimanfaatkan para pecandu narkoba yang ingin melaporkan dan melakukan rehabilitasi.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakespangol) Surabaya Maria Theresia Ekawati Rahayu menyampaikan harapannya untuk masyarakat dengan adanya kampung bebas narkoba ini.
"Kami berharap melalui RT RW, masyarakat semuanya berperan aktif dalam Kampung Tangguh Bersih Narkoba ini. Sehingga semua elemen bergerak untuk mencegah dan memberantas peredaran narkotika di Surabaya," tutupnya. sb-07/dsy
Editor : Desy Ayu