SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Rapat gabungan lanjutan yang digelar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Grha Gus Dur, Kota Surabaya, Jumat (1/9/2023) sore membahas tentang penawaran Partai Nasional Demokrat untuk meminang Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai calon wakil presiden (cawapres) mendampingi calon presiden (capres) Anies Baswedan akhirnya berhasil ketok palu.
Seperti yang diketahui, sebelumnya telah digelar rapat pleno bertempat di kantor DPP PKB Jakarta, pada Jumat (1/9/2023) pagi yang dihadiri oleh Dewan Syuro dan Dewan Tanfidz belum menuai hasil. Bahkan Muhammad Hanif Dhakiri, pengurus DPP PKB mengungkapkan kalau masih menunggu keputusan final.
"Nanti akan finalisasi dari tawaran Nasdem yang tadi pagi dibahas, masih nunggu keputusan dari rapat gabungan disini (Surabaya). Intinya kita sambut baik," ujar Hanif saat ditemui Surabaya Pagi sebelum memasuki Grha Gus Dur untuk menghadiri rapat tersebut, Jumat, (1/9/2023).
"Cuma tadi pagi masih ada perdebatan alot, ya biasa namanya juga dinamika partai. Tentu ada pandangan-pandangan lain, ada yang setuju ada yang tidak," imbuh pria yang pernah menjabat sebagai Menteri Ketenagakerjaan pada Kabinet Kerja (2014-2019) tersebut.
Tak hanya itu, Hanif juga meminta kepada tim media untuk sabar menunggu hasil akhir rapat yang mana menentukan duet capres dan cawapres 2024 yang akan diusung PKB.
Hasil pantauan Surabaya Pagi saat di lokasi, rapat tersebut dihadiri oleh beberapa dewan syura hingga perwakilan dari DPW berbagai daerah di Indonesia.
Tampak ada Wakil Ketua Dewan Syura, KH Manarul Hidayat, KH Syaifullah Ma'shum (Sekretaris Dewan Syura), KH Maman Imanul Haq (Wakil Sekretaris Dewan Syura) beserta anggota dewan syura lainnya.
Sementara itu, dari perwakilan DPW PKB terpantau dari Jawa Timur Ahmad Halim Iskandar, DPW Aceh Irmawan, DPW Papua Barat Iskandar Tassa, DPW Kalimantan Tengah Habib Said Ismail, dan masih banyak lainnya yang turut meriahkan rapat gabungan tersebut.
Setelah menanti beberapa jam menunggu hasil rapat finalisasi tersebut, Sekjen PKB Hasanuddin Wahid tampak keluar dari ruangan menuju tempat konferensi press dengan wajah yang ceria.
"Alhamdulillah, setelah berkonsultasi dengan kiai sepuh, kiai-kiai panutan umat selama ini akhirnya kami putuskan menerima," ujar Hasanuddin, ketika ditemui oleh Surabaya Pagi.
"Kami akan menindaklanjuti lamaran dari partai Nasdem, kepada ketua umum kami Muhaimin Iskandar untuk maju sebagai Cawapres untuk memasangkan duet dengan Anies Baswedan," sambungnya.
Hasanuddin juga menjelaskan bahwasannya pasangan duet Anies dan Cak Imin ini nanti kalau disingkat jadi AMIN.
Tak hanya itu, saat ditanya terkait persetujuan dari NU, ia menjawab bahwa Dewan Syura sudah mendapatkan restu dari Kiai NU (Nahdlatul Ulama)
"Sudah sowan ke kiai NU, itulah hasilnya bismillah. budal Gus!," tegasnya.
Sementara itu, terkait hubungan dengan Partai Gerindra dan rekan koalisinya dirasa oleh Hasanuddin tidak ada masalah dan hambatan tertentu.
"Tidak ada hambatan Gus Imin bertemu dengan Prabowo atau teman-teman di Gerindra, Golkar atau PAN," ungkap Hasanddin dengan penuh percaya diri.
"Kami akan mendobrak untuk berdialog dan sebagainya. Pasti akan dilakukan," tegasnya. (Ain/ham)
Editor : Moch Ilham