Nagita Nangis Rafathar Ditonjok di Sekolah, Raffi Ahmad Tegaskan Hal Ini

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Raffi Ahmad, Nagita Slavina, Rafathar dan Rayyanza saat momen berlibur. SP/ JKT
Raffi Ahmad, Nagita Slavina, Rafathar dan Rayyanza saat momen berlibur. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Belum lama ini, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina dikejutkan kabar dari sekolah anaknya, Rafathar bahwa anak sulungnya itu baru saja dipukul oleh teman sekolahnya. 

Mendengar laporan tersebut, sontak Nagita Slavina histeris dan menangis tak tega. Nagita pun langsung menghubungi Raffi Ahmad disaat yang bersamaan. 

Sementara Raffi, saat mendengar cerita tersebut, justru berusaha menenangkan sang istri dan mencoba mendekatkan Rafathar untuk mencari tahu kronologi kejadian yang sebenarnya dengan kepala dingin.

"Iya jadi waktu itu Gigi nelepon kan dia jelasin kalau Rafathar ditonjok sama temannya, nangis gitu terus aku (menenangkan) aku bilang ya sudah jangan nangis gitu," jelas Raffi Ahmad.

Raffi Ahmad yang malamnya sampai rumah langsung mengajak anaknya bicara. Ia pun memberikan beberapa nasihat kepada Rafathar.

"Ya nggak apa-apa, biar jadi laki, namanya juga anak kecil, dulu gue juga pernah berantem di sekolah. Nah disitulah peran gue seorang bapak masuk, kehadiran seorang bapak itu sangat penting saat itu," lanjutnya lagi.

"Gue langsung cari waktu buat ngobrol sama Rafathar, gue tanya kenapa kok bisa begitu. Akhirnya dia menjelaskan, begini Pa, begini. Gitu jadi pas dia menjelaskan ya akhirnya gue bilang Rafathar nggak boleh memukul orang duluan ya," imbuhnya, Selasa (05/09/2023).

Rafathar mengerti apa yang dimaksud Raffi Ahmad. Ia pun kemudian sudah ceria lagi.

"Ya pokoknya pada saat itu kehadiran seorang bapak sangat penting untuk masalah itu ya, kalau Gigi kan nangis-nangis ya gue tenangin," tutur Raffi Ahmad.

"Tapi kalau ada orang yang pukul Rafathar, Rafathar harus bertahan, dan Rafathar harus membela diri Rafathar. Kalau memang harus pukul balik, serang balik enggak papa. Intinya kamu enggak boleh diinjak-injak dan kamu tidak boleh diintimidasi sama orang. Apalagi kalau kamu enggak salah'," sambungnya.

Raffi mengatakan tindakannya ini ia pelajari dari mendiang sang Ayah. Meski jarang bertemu, ada saat di mana seorang Ayah harus turun tangan, Bunda.

"Dulu gue sama bokap gue juga jarang ketemu, tapi ada hal-hal tentang hidup yang sebagai bapak harus turun," ungkap Raffi saat itu. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengumumkan pengunduran diri salah satu anggota Dewan Komisaris perseroan, Adityo Haryo Bimo. Surat…

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia…

Harga Emas Dunia Melesat

Harga Emas Dunia Melesat

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

SURABAYAPAGI.com - Harga emas dunia menguat pada Senin, 2 November 2026. Kenaikan harga emas dunia bangkit dari level terendah dalam satu tahun yang dicapai…

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mewaspadai kenaikan harga pangan atau volatile food di tengah kondisi kekeringan yang berpotensi…

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim Djojohadikusumo terkait rencana pemerintah memajaki tukang cukur dan tukang pijat…

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Seorang pria berinisial MRF, 28 tahun, warga Desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, diduga memperkosa seorang mahasiswi U…