Truk di Lamongan Terjun Bebas Gara-gara Lewati Jembatan Tua Berusia 36 Tahun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Truk yang saat itu membawa beban berat berupa alat penerangan terjun bebas ke sungai saat melewati jembatan tua di Lamongan. SP/ LMG
Truk yang saat itu membawa beban berat berupa alat penerangan terjun bebas ke sungai saat melewati jembatan tua di Lamongan. SP/ LMG

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sebuah truk pengangkut beton dan alat penerangan jalan terjun bebas ke dasar sungai saat melintasi jembatan tua  pada Senin (04/09/2023) siang. Jembatan itu ambruk diduga lantaran tak kuat menahan beban truk seberat 8 ton.

Diketahui, insiden tersebut terjadi di Dusun Jogo, Desa Jubelkidul, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan. Saat itu, truk berjenis Hino Dutro 300 dengan nopol AD 8156 DF tersebut tengah mengangkut peralatan listrik yang hendak menuju ke Dusun Suci, Desa Jubellor, Kecamatan Sugio. 

Sebelum terjadinya insiden itu, salah seorang warga bernama Siti Mafula melihat ada 2 kendaraan yang melintas di depan rumahnya membawa beban berat berupa alat penerangan. Mengetahui hal itu, saksi berusaha mengejar truk tersebut agar tidak melewati jembatan.

Sayangnya, saat saksi belum sempat memberitahukan kondisi jembatan itu kepada sang sopir, ternyata truk terus melaju hingga melintasi jembatan. Maka disaat itulah, jembatan ambruk dan truk tersebut jatuh ke sungai.

Akibatnya, truk yang dikemudikan oleh Joko Sayoko (42), warga Dusun Gono, RT 20 RW 07, Desa Dalangan, Kecamatan Tulung, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah terperosok terjun bebas ke dalam sungai.

Saksi warga yang mengetahui hal tersebut langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian setempat.

“Melihat truk tersebut jatuh ke sungai, saksi kemudian memberikan informasi kejadian tersebut ke warga hingga ada warga yang melapor ke polisi,” ujar Kasi Humas Polres Lamongan Ipda Anton Krisbiantoro, Selasa (05/09/2023).

Sementara kerugian dari kejadian ini, sebanyak material yang diangkut truk berupa 7 pondasi beton, 6 tiang lampu, 14 baterai PJU, 14 lampu penerangan jalan dan 14 modul sebagian besar berantakan dan berserakan di bak truk. Beruntung waktu kejadian air sungai dalam keadaan surut sehingga tidak ada korban jiwa.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tapi kerugian material ditaksir mencapai Rp 600 juta. Jembatan tersebut berdiri mulai tahun 1987 dan sudah retak di sebelah utara sekitar 1 tahun yang lalu, juga sudah dibuatkan rambu atau tulisan roda 4 dilarang masuk,” jelas Anton.

Sedangkan saat disinggung terkait jembatan yang ambruk itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Lamongan, Mohammad Zamroni menyampaikan bahwa ambruknya jembatan Jogo itu diduga karena memang usia jembatan yang sudah tua, yakni sekitar 36 tahun. 

Selain itu, truk yang melintasi jembatan memang membawa muatan yang sangat berat hingga mengakibatkan jembatan ambruk.

“Kondisi jembatan memang sudah tua dan ada bagian yang retak. Muatan truk melebihi kekuatan jembatan yang sudah tua sehingga ambruk,” terang Zamroni. lmg-01/dsy

Berita Terbaru

Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

Jumat, 20 Mar 2026 13:36 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Lansia tewas  Karminem 60 warga Desa Krisik Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, di temukan tewas dalam …

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Program Mudik Gratis Angkutan Lebaran tahun 2026/1447 H yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tak…

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga di Blitar tergopoh gopoh padamkan api yang membakar sebuah Ruko milik Pasutri Adi Kurniawan dan Sri Sulastri warga Desa…

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk kembali menggelar program mudik gratis Kembali Seru Bersama (KURMA) 2026 untuk mendukung perjalanan …

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas Gresik memperingati milad ke-8 pada 19 Maret 2026 dengan mengusung tema “…

PT Megasurya Mas Bagi Ribuan Bingkisan Warga Dua Desa

PT Megasurya Mas Bagi Ribuan Bingkisan Warga Dua Desa

Kamis, 19 Mar 2026 11:46 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Hari kemenangan 1 Syawal 1447 H / 2026 menjadi kegiatan rutin tiap tahun jelang Idul Fitri, PT Megasurya Mas, membagikan hasil…