Penduduk Kampung Seng Sudah Diwarning, H Mohammad Siddik akan Lakukan Eksekusi Mandiri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
H Mohammad Siddik, SH, MH, Advokat MSP saat ditemui di kantornya. SP/Ainur Rahman
H Mohammad Siddik, SH, MH, Advokat MSP saat ditemui di kantornya. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - H. Mohammad Siddik, SH, MH, mengaku sudah mewarning warga di kampung seng Surabaya untuk segera meninggalkan kampung Seng yang saat ini masih disengketakan.

"Saya sudah melakukan tugas dengan mewarning Kampung seng untuk meninggalkan kampung seng, satu kali, sudah saya ingatkan selanjutnya saya akan lakukan eksekusi mandiri," ujarnya.

Saya tidak tanggung-tanggung membela klien saya, karena memang diakui keabsahan datanya, jadi saya sudah pelajari, makanya kebenaran itu harus dibela dan diluruskan. Kalau bicara kasihan, kita juga punya naluri kemanusiaan, tapi karena itu berkenaan dengan hak dan kewenangan, maka saya perjuangkan sampai titik penghabisan"

Saya tidak takut sekalipun berjuang sendirian demi tegaknya hukum karena sekuat apapun kesalahan dibela, akan bermuara pada jurang kehancuran, jadi kebenaran itu memiliki sifat yang kekal, sebagaimana Tuhan tak perlu dibela. Tegasnya

Melakukan pengusiran terhadap penduduk Kampung Seng di Surabaya bukan tidak beralasan, hanya akan memberikan penyadaran kepada mereka bahwa keberanian melawan hukum akan mendapat sanksi hukum itu sendiri.

Pengacara asal Sumenep itu, menjelaskan jika keberadaan tanah di kampung Seng itu menjadi hak milik Sech Ahmad Abdullah Wahdhim Basyarahil yang diwariskan kepada kliennya yang bernama Abdurrahman Wahdhim Basyarahil.

Nah, mereka yang masih ngotot dan tidak mau hengkang dari Kampung Seng tersebut, saya akan lakukan pengusiran Mandiri, berdasarkan bukti kepemilikan klien saya.

Jadi kata dia, pihaknya sudah melakukan gelar materi di kelurahan setempat perihal kepemilikan tanah, berikut pelaporan kepada pihak-pihak terkait agar dilakukan eksekusi sesuai dengan kepemilikan atas klainnya.

"Nanti saya akan ke Surabaya lagi untuk melakukan eksekusi perihal kepemilikan tanah, tentu akan memaparkan kembali kepada warga penduduk Seng disana, sebelum dilakukan eksekusi mandiri," jelasnya.

Tentu, kata Siddik, pihaknya tidak akan memberatkan warga Seng, makanya diberikan waktu luas untuk melakukan pengemasan sebelum pihak saya bertindak.

"kita ingin sama-sama menginginkan yang terbaik, dan tidak harus ada pertikaian, hanya saya menghimbau agar penduduk warga Seng segera meninggalkan tempat"

Ini warning yang kedua, semoga menjadi peringatan yang dijalankan tanpa harus menuai persoalan panjang. Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Penuh Optimisme Kontingen POPDA Lamongan Siap Borong Medali

Penuh Optimisme Kontingen POPDA Lamongan Siap Borong Medali

Selasa, 03 Nov 2026 21:28 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Semangat dan optimisme mewarnai pemberangkatan Kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Lamongan ke-XV Tahun…

Gugatan Rp21,4 Miliar Mentah! Nany Widjaja Menang, Dalil PT Java Fortis Tak Terbukti di PN Surabaya

Gugatan Rp21,4 Miliar Mentah! Nany Widjaja Menang, Dalil PT Java Fortis Tak Terbukti di PN Surabaya

Selasa, 03 Nov 2026 21:25 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 21:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) senilai Rp21,43 miliar yang dilayangkan PT Java Fortis Corporindo terhadap mantan d…

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo– Seorang admin media sosial di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, berinisial NR ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ancaman …

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Untuk mencapai hasil yang maksimal di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan secara menyeluruh berhasil, diperlukan inovasi…

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah mulai memperketat pengawasan kendaraan dan barang yang diangkut melalui jalur laut. Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, d…

Muncul Bintik Hitam pada Susu Bubuk Anak, Orang Tua Perlu Tahu Penyebab dan Cara Menyikapinya

Muncul Bintik Hitam pada Susu Bubuk Anak, Orang Tua Perlu Tahu Penyebab dan Cara Menyikapinya

Selasa, 03 Nov 2026 15:12 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:12 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Menemukan bintik kecil berwarna cokelat atau kehitaman pada susu bubuk anak bisa membuat orang tua khawatir. Apalagi, produk tersebut d…