Kasat Binmas Polres Sampang Bantah Tuding Miring

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kasat Binmas Polres Sampang AKP Moh. Mohni
Kasat Binmas Polres Sampang AKP Moh. Mohni

i

SURABAYAPAGI.com,Sampang- Kasat Binmas Polres Sampang AKP Moh. Mohni membantah adanya informasi dugaan pungutan liar di kegiatan pusat pendidikan dan pelatihan (Pusdiklat) gada pratama yang dilaksanakan di gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Sampang.

Tujuan Diklat Gada Pratama adalah menghasilkan Satuan Pengamanan yang memiliki kepribadian sikap mental, kebugaran jasmani, serta memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar sebagai pelaksana tugas satuan pengamanan. ( PERKAP No. 24 TAHUN 2007)

"Jadi dapat kami sampaikan informasi yang viral adanya dugaan pungli di kegiatan Pusdiklat gada pratama itu sama sekali tidak benar," tegas Kasat Binmas Polres Sampang AKP Moh. Mohni kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis 7 September 2023.

Mohni menjelaskan, pelaksanaan kegiatan Pusdiklat gada pratama atau satpam tersebut dilaksanakan oleh pihak ketiga yaitu PT Satya Jaya Nusantara. Sementara, Polres Sampang hanya diminta bantuan untuk menyediakan tempat, memberikan pendampingan dan juga menyediakan instruktur pelatih.

Pusdiklat tersebut dilaksanakan selama 10 hari di gedung BLK Sampang. Setiap peserta dikenakan biaya Rp 4,5 juta dan uang itu masuk ke pihak ketiga atau PT bukan ke Polres.

"Kita hanya menerima honor untuk pelatihnya saja. Selebihnya itu tidak ada. Bahkan, kita membantu peserta yang punya kesulitan seperti yang tidak punya sepatu kita kasih pinjam," ujar mantan Kapolsek Pangarengan tersebut.

Sebelumnya, viral pemberitaan di media sosial yang menyebutkan bahwa Kasat Binmas Polres Sampang AKP Moh. Mohni diduga melakukan pungutan terhadap peserta yang mengikuti kegiatan Pusdiklat gada pratama di gedung BLK Sampang.

Dalam berita tersebut juga disebutkan bahwa jumlah peserta yang mengikuti Pusdiklat gada pratama ini sebanyak 50 orang dan setiap peserta dikenakan biaya Rp 4,5 juta. gan

Tag :

Berita Terbaru

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhirnya, YTR (29) korban penganiayaan dan penyekapan Taufik Hidayat selama 3 tahun, buka suara. YTR (Yuvita Tri Rezeki),…

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aktor Ari Wibowo, mengijinkan putra bungsunya,Kenzo Wibowo, pilih karir. Kenzo, baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah…

Luhut Promosikan Family Office

Luhut Promosikan Family Office

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan soal pentingnya pembentukan family office. Menurutnya,…