Indikator Pembangunan APBN 2024 Bertambah Satu Kategori

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Keuangan, Sri Mulyani
Menteri Keuangan, Sri Mulyani

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah memasukan tingkat kemiskinan ekstrem sebagai kategori baru di sasaran dan indikator pembangunan 2024. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bahwa inisiatif ini sejalan dengan prioritas pemerintah untuk menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.

Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan belanja Negara (RAPBN) 2024 telah memasuki penetapan postur Sementara RUU APBN TA 2024.

Penambahan indikator pembangunan ini disampaikan oleh Sri Mulyani saat rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR.

“Seluruh sasaran indikator pembangunan tidak dilakukan perubahan, hanya ditambahkan satu baris, yaitu komitmen untuk menurunkan tingkat kemiskinan ekstrem,” jelasnya, Kamis (07/09/2023).

Adapun sebagai target perdana, Menkeu tercatat mematok tingkat kemiskinan ekstrem sebesar 0 sampai dengan 1 persen.

 Berikut merupakan sasaran dan indikator pembangunan dalam RAPBN 2024 :

  • Tingkat pengangguran terbuka 5,0 persen hingga 5,7 persen
  • Tingkat kemiskinan 6,5 persen hingga 7,5 persen
  • Tingkat kemiskinan ekstrem 0 hingga 1 persen
  • Rasio gini 0,374 hingga 0,377
  • Indeks Pembangunan Manusia 73,99 hingga 74,02
  • Nilai Tukar Petani (NTP) 105-108
  • Tukar Nelayan (NTN) 107-110 

Sri Mulyani juga menyampaikan bahwa penambahan indikator ini sudah menjadi prioritas yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo kepada kabinet. jk-04/Acl

Berita Terbaru

Terinspirasi Kampung Malaka Jaya, Ketua Komisi A Dorong Ketahanan Pangan dari Kampung

Terinspirasi Kampung Malaka Jaya, Ketua Komisi A Dorong Ketahanan Pangan dari Kampung

Selasa, 06 Okt 2026 15:37 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam upaya membangun ekosistem ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga. Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko…

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka

Selasa, 06 Okt 2026 15:23 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ledakan keras di RM Nasi Tempong Sri Dewi di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, yang terjadi pada Selasa (6/10) sekitar…

Pastikan Pembelajaran Efektif, Pemkab Madiun Terus Evaluasi Sekolah Rakyat

Pastikan Pembelajaran Efektif, Pemkab Madiun Terus Evaluasi Sekolah Rakyat

Selasa, 06 Okt 2026 15:13 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna memastikan proses belajar dan mengajar berjalan tertib, efektif, dan sesuai dengan ketentuan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Per 2026, Pemkab Catat Serapan Pembelian Tembakau di Pamekasan Capai 42.575 Ton

Per 2026, Pemkab Catat Serapan Pembelian Tembakau di Pamekasan Capai 42.575 Ton

Selasa, 06 Okt 2026 15:07 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, mencatat serapan pembelian tembakau petani oleh pabrikan pada musim tanam tembakau 2026…

Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Bondowoso Pastikan 74 Irpom Berfungsi bagi Petani

Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Bondowoso Pastikan 74 Irpom Berfungsi bagi Petani

Selasa, 06 Okt 2026 15:06 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Di tengah ancaman kekeringan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso terus mencari cara untuk menjaga lahan pertanian tetap…

Stok Mulai Menipis, Harga Cabai Rawit di Kota Batu Tembus Rp60 Ribu per Kg saat Kemarau

Stok Mulai Menipis, Harga Cabai Rawit di Kota Batu Tembus Rp60 Ribu per Kg saat Kemarau

Selasa, 06 Okt 2026 13:54 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 13:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Dipicu oleh makin terbatasnya pasokan dari tingkat produsen, mengakibatkan harga komoditas cabai rawit di tingkat petani kawasan Kota…