Emil Dardak Ikhtiar Demokrat Rebut Kemenangan di Pemilu 2024

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Emil Dardak dalam acara HUT ke-22 Partai Demokrat
Emil Dardak dalam acara HUT ke-22 Partai Demokrat

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Partai Demokrat menyatakan tengah berikhtiar untuk menentukan sikap koalisi dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) pada Tahun 2024. Keputusan ini diambil pasca Partai Nasdem-PKB resmi mengusung pasangan Capres dan Cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPP Partai Demokrat Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, ketika ditemui usai menyerahkan hadiah undian umroh kepada peserta jalan sehat dalam rangka HUT ke-22 Partai Demokrat di Rumah AHY, Jalan Jemursari Surabaya, Minggu (10/9/2023) pagi.

Emil Dardak dan Arumi Bachsin pada acara khitan massal.

"Partai demokrat saat ini tentunya tengah berikhtiar untuk menentukan arah koalisi dalam konteks Pilpres. Tapi saya sebagai Ketua DPD Jatim, tentu tetap melanjutkan rencana kita dari awal dalam kaitan upaya kita bisa mencapai hasil terbaik dalam pemilu legislatif," kata Emil Dardak.

Meski demikian, Emil juga menyatakan, akan menerima segala apapun yang akan menjadi keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.

"Sekali lagi, kita pada tahap ini tentu sangat menghormati apa yang menjadi pertimbangan dan keputusan DPP dan Majelis Tinggi Partai," tegas Emil yang juga menjabat Wakil Gubernur Jawa Timur tersebut.

Suami Arumi Bachsin itu menegaskan, bahwa ia tidak ingin ada perpecahan dalam proses demokrasi Indonesia. Oleh sebabnya, Emil berharap, kompetisi demokrasi ini dapat dijalankan dengan sehat dan berpedoman pada sila kelima dalam Pancasila.

"Siapapun yang memimpin itu karena mereka yang mendapatkan suratan takdir untuk memimpin Bangsa ini," ucap Emil.

Mantan Bupati Trenggalek itu juga mengatakan, bahwa untuk membangun bangsa ini tidak cukup hanya satu golongan. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk bisa gotong-royong bersama dalam membangun bangsa.

"Maka mari kira bersama-sama tentunya dalam segala peran kita bersama-sama membangun bangsa kita," tandasnya. rko

Berita Terbaru

Pasar Tradisional Naik Kelas, Wakil DPRD Surabaya Minta PD Pasar Lakukan Rebranding Total

Pasar Tradisional Naik Kelas, Wakil DPRD Surabaya Minta PD Pasar Lakukan Rebranding Total

Selasa, 05 Mei 2026 06:00 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 06:00 WIB

Surabaya Pagi – Upaya memaksimakan pergergerakan ekonomi kota Surabaya, Pemerintah Kota Surabaya berkomintmen  membenahi pasar tradisional dengan program re…

Polres Jember Periksa Penyelewengan BBM Subsidi

Polres Jember Periksa Penyelewengan BBM Subsidi

Selasa, 05 Mei 2026 05:55 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 05:55 WIB

SURABAYAPAGI :  Kepolisian Resor (Polres) Jember melakukan pemeriksaan sejumlah saksi terkait kasus dugaan penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi …

Polda jatim musnahkan 22kilo kokain temuan Sumenep

Polda jatim musnahkan 22kilo kokain temuan Sumenep

Selasa, 05 Mei 2026 05:50 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI : Kepolisian Daerah Jawa Timur memusnahkan narkotika jenis kokain seberat 22,22 kilogram yang ditemukan di wilayah pesisir Kabupaten Sumenep, …

Partai Ummat : Kegelisahan Amien Rais

Partai Ummat : Kegelisahan Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 22:50 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:50 WIB

SURABAYAPAGI : Amien Rais menyoroti kedekatan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dengan Presiden Prabowo Subianto. Amien menilai kedekatan tersebut…

Reportase Eksklusif Program Asta Cita di Gerbang Kertasusila (1)

Reportase Eksklusif Program Asta Cita di Gerbang Kertasusila (1)

Senin, 04 Mei 2026 22:40 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:40 WIB

SURABAYAPAGI : Berdasarkan data per Mei 2026, program Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran telah berjalan selama satu tahun lebih yaitu sejak Januari 2025.…

Reportase Ekslusif Program Asta Cita di Gerbang Kertasusila (2)

Reportase Ekslusif Program Asta Cita di Gerbang Kertasusila (2)

Senin, 04 Mei 2026 22:30 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:30 WIB

SURABAYAPAGI : Program Makan Bergizi Gratis di wilayah Gerbang Kertasusila masih menyimpan persoalan keamanan pangan. Tim Surabaya Pagi mencatat 33.626 kasus…