Editor : Moch Ilham
Tragis Penggeledahan oleh KPK di Lamongan Bareng Acara MCP di Pendopo
i
SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Tragis dan ini tamparan buat Pemerintah Kabupaten Lamongan, disaat digelarnya acara Monitoring Capaian dan Evaluasi Pencegahan Korupsi (MCP) di Pendopo Lokatantra Rabu (13/9/2023) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Namun hampir di waktu bersamaan, KPK malah melakukan penggeledahan sejumlah kantor dan rumah yang ada kaitannya dengan dugaan korupsi yang ada di kota soto tersebut.
Karuan saja, penggeledahan kantor dan rumah Kontraktor, Perkim bupati mengundang berbagai pertanyaan dari para pejabat yang hadir ikut acara MCP di Pendopo.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Lamongan, Hamdani Azhar menyebut, MCP KPK RI dilakukan di pendopo dengan peserta seluruh dinas terkait. "Dari acara MCP KPK RI, seputar monitoring dan evaluasi biasa. Pesertanya seluruh kepala dinas," kata Hamdai
Ia menyiratkan keheranan karena penjagaan rombongan dan penggeledahan tidak masuk dalam agenda MCP.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Pemkab Lamongan soal penggeledahan di Dinas Perkim dan kedatangan di Rumdin Bupati Lamongan di Jalan A Yani.
Saat berusaha dikonfirmasi, Kepala Dinas Perkim Edy Yunan Achmadi menghindari pewarta di lokasi. Menurut petugas jaga, Edy sudah keluar kantor melalui pintu samping.
"Pak Kadis sudah keluar melalui pintu samping. Bu, sek ke Surabaya (Masih ke Surabaya). Nggak ada orang di kantor," kata petugas jaga.
Beredar kabar, lawatan KPK ke Lamongan terkait pembangunan gedung pemkab di Jalan Basuki Rahmad. Gedung tersebut dibangun sekitar 2018 dan selesai pada 2020 lalu dimana saat itu bupati Yuhronur Efendi masih menjabat sebagai sekretaris Daerah (Sekda). jir
Tag :
lamongan
Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
Pemkab lamongan
bupati Lamongan Yuhronur Efendi
Dinas Perkim Lamongan
kantor Dinas Perkim Lamongan digeledah KPK