Hari Kedua KPK Geledah Kantor Pemda Lamongan Senilai Rp 151 Miliar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Inilah kantor Pemda Lamongan yang dibangun dengan anggaran Rp 151 miliar ini KPK mencium ada dugaan korupsi dalam pembangunannya. SP/MUHAJIRIN
Inilah kantor Pemda Lamongan yang dibangun dengan anggaran Rp 151 miliar ini KPK mencium ada dugaan korupsi dalam pembangunannya. SP/MUHAJIRIN

i

8 Mobil Dikerahkan dan Dipersiapkan Untuk Angkut Dokumen Penting

 

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Hari kedua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor Pemda Lamongan senilai Rp 151 miliar, Kamis (14/9/2023) siang.

Tak tanggung-tanggung, untuk penggeledahan kali ini pantauan surabayapagi.com di lokasi kantor Pemda selatan alun-alun, terdapat 8 mobil anti rasuah yang masuk di parkiran kantor.

"Iya tadi ada 8 mobil yang masuk di area parkiran kantor Pemda, infonya sih dari KPK,"kata salah satu pegawai ASN yang dihubungi oleh surabayapagi.com.

KPK kata sumber itu, datang sekitar pukul 14.30 WIB. Seperti pada penggeledahan sebelumnya, upaya mencari data dokumen penting terkait pembangunan gedung Pemda tersebut dikawal oleh kepolisian dengan bersenjata lengkap laras panjang.

Selain itu, di pintu masuk kantor Pemda dijaga ketat kepolisian dan petugas KPK yang berseragam sipil beberapa orang. Satu persatu tamu atau ASN yang keluar masuk kantor Pemda tidak luput dari pemeriksaan.

Kedatangan penyidik KPK ini membuat suasana di kantor Pemerintah Daerah (Pemda) menjadi tegang. Beberapa Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) mengaku kaget. "Kaget mas baru saja penyidik KPK masuk dan menggeledah beberapa ruangan," ujarnya.

Sekedar informasi di hari pertama KPK melakukan penggeledahan di rumah dinas dan kantor bupati, KPK juga melakukan penggeledahan di rumah salah satu Kontraktor berinisial AB di Jalan Sunan Kali Jaga Kelurahan Sukorejo dilanjut ke Dinas Perkim, rumah Eks Kepala Dinas Perkim M Wahyudi di Perum Jetis Indah.

Beredar kabar penggeledahan di sejumlah kantor dan rumah dinas bupati Lamongan ini kuat kaitannya dengan dugaan korupsi pembangunan gedung milik Pemkab Lamongan yang menelan anggaran sebesar Rp 151 miliar tersebut dibangun sejak 2017 lalu.

Kabar ini dikuatkan dengan pengakuan bupati Yuhronur Efendi saat menghadiri acara di Dinas Perpustakaan. Di mana orang nomor satu di Kabupaten Lamongan itu mengiyakan kalau rumah dinas dan kantor nya di belakang Pendopo Lokatantra ini telah digeledah oleh KPK semalam.

"Kedatangan KPK untuk menggeledah Perkim dan rumah dinas saya itu kemarin untuk mencari dokumen dan bukti keterkaitan dengan proyek pembangunan kantor Pemda pada tahun 2017-2019," ujarnya 

Ia juga menerangkan ada rangkaian kegiatan yang dilakukan KPK di Lamongan. Bahkan, dia menyebut telah ada berita acara yang dibuat.

“Kemarin sudah dilaksanakan dan kami juga sudah dibuat berita acara,” tandasnya. jir

Berita Terbaru

Mbak Wali Tekankan Kesiapan Lintas Sektor Hadapi Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Mbak Wali Tekankan Kesiapan Lintas Sektor Hadapi Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Rabu, 11 Mar 2026 22:49 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 22:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memberikan arahan terkait beberapa upaya menghadapi mudik lebaran. Arahan tersebut disampaikan…

Mbak Wali Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2025 di Rapat Paripurna DPRD

Mbak Wali Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2025 di Rapat Paripurna DPRD

Rabu, 11 Mar 2026 22:48 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 22:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan penjelasan terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025…

PLN UIT JBM Berbagi Kebahagiaan Ramadan Dengan Pengemudi Ojol di Gresik

PLN UIT JBM Berbagi Kebahagiaan Ramadan Dengan Pengemudi Ojol di Gresik

Rabu, 11 Mar 2026 18:32 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 18:32 WIB

SurabayaPagi, Gresik – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang penuh makna, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT …

Selama Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Blitar Ungkap  Peredaran Narkoba, dengan 29 tersangka

Selama Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Blitar Ungkap  Peredaran Narkoba, dengan 29 tersangka

Rabu, 11 Mar 2026 17:18 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 17:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Dalam operasi Pekat Semeru 2026 awal Januari sampai 10 Maret 2026 Satuan Reserse Narkoba  Polres Blitar berhasil mengungkap kasus …

Momen Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, PLN Siagakan 5.524 Personel Amankan Keandalan Listrik di Jatim

Momen Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, PLN Siagakan 5.524 Personel Amankan Keandalan Listrik di Jatim

Rabu, 11 Mar 2026 15:58 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 15:58 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur memastikan kesiapan penuh dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama p…

Hadir di Surabaya, ORIS Ajak Masyarakat Jatim Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional

Hadir di Surabaya, ORIS Ajak Masyarakat Jatim Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional

Rabu, 11 Mar 2026 14:51 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 14:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI) memperkenalkan Obligasi Ritel Infrastruktur PT SMI (ORIS) kepada masyarakat Jawa T…