Mendikbudristek Sedih, Museum Nasional Terbakar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi Museum Nasional, Minggu (17/9/2023) kemarin yang ditutup sementara usai Sabtu malam terbakar. Terlihat beberapa anggota tim Labfor Polda Metro Jaya melakukan olah TKP.
Kondisi Museum Nasional, Minggu (17/9/2023) kemarin yang ditutup sementara usai Sabtu malam terbakar. Terlihat beberapa anggota tim Labfor Polda Metro Jaya melakukan olah TKP.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mendikbudristek Nadiem Makarim mendatangi Museum Nasional yang dilanda kebakaran.  Baginya, kebakaran ini merupakan hal yang sangat menyedihkan. Kok  bisa terjadi. "Tentunya tadi kami juga berbicara dengan aparat kepolisian untuk bisa segera melakukan investigasi mengenai apa alasan dan penyebab kebakaran tersebut," kata Nadiem di kawasan Museum Nasional, Jakarta Pusat, Minggu (17/9/2023) dini hari.

  Museum Nasional, Jakarta Pusat dilanda kebakaran. Gedung A yang menjadi salah satu tempat penyimpanan koleksi pun terbakar.

Dikutip dari laman resmi Museum Nasional, ada tiga gedung di museum ini. Yakni Gedung A, B dan C.

 

Simpan Benda Bersejarah

Saat ini Museum nasional telah menyimpan 190.000an benda-benda bernilai sejarah yang terdiri dari 7 jenis koleksi yakni Prasejarah, Arkeologi masa Klasik atau Hindu - Budha; Numismatik dan Heraldik; Keramik; Etnografi, Geografi dan Sejarah.

Gedung A digunakan untuk ruang pamer dan wahana Imersifa. Sedangkan Gedung B, dikenal pula dengan sebutan Gedung Arca, yang dibuka secara resmi pada tanggal 20 Juni 2007 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selain digunakan untuk pameran juga digunakan untuk kantor, ruang konferensi, laboratorium, ruang pameran temporer, area komersil dan perpustakaan.

Kemudian Gedung C adalah ruang indoor untuk pemutaran film, pertunjukan drama, konser musik, seminar, kuliah umum, sosialisasi dan kegiatan seni lainnya.

Museum Nasional telah dilengkapi pula dengan gedung penyimpanan atau storage untuk menyimpan benda-benda budaya.

Kebakaran terjadi pukul 20.07 WIB. Proses pemadaman dimulai pukul 20.09 WIB

Kebakaran terjadi tepatnya di Gedung A yang terletak di bagian belakang museum. Bagian atap gedung tersebut pun tampak ambruk.

 

Letupan AC

Kepala Dinas Gulkarmat DKI Satriadi Gunawan mengatakan kebakaran disebabkan oleh letupan pendingin udara (AC). Kebakaran berasal dari bangunan nonpermanen pekerja di belakang gedung.

"Penyebabnya dari bedeng yang sedang ada pengerjaan di bagian belakang. Bedeng tukang," kata Satriadi.

Dia menjelaskan api berasal dari nyala pendingin udara di bangunan bedeng itu. Api kemudian menjalar ke bangunan permanen yang merupakan bagian dari gedung di kompleks Museum Nasional.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, imbasnya Museum Nasional ditutup sementara untuk umum. Penutupan dilakukan sampai waktu yang belum ditentukan. n jk/rmc

Berita Terbaru

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

SURABAYA0AGI.com, Surabaya — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi d…

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), k…

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kick off peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Lamongan, diawali dengan kegiatan Jelajah Santri Sako Pramuka P…

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Puluhan ribu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dari berbagai penjuru dunia memadati kawasan pondok untuk mengikuti…

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Meningkatnya perhatian investor terhadap emas sebagai bagian dari diversifikasi portofolio mendorong PT Bank HSBC Indonesia (HSBC I…

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…