Tragedi Kecelakaan Maut, Mobil Pikap Tabrak Rombongan Karnaval di Malang: Sopir Dianggap Lalai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pihak kepolisian saat mengamankan pelaku, sopir pikap yang dianggap lalai hingga menabrak rombongan karnaval di Malang. SP/ MLG
Pihak kepolisian saat mengamankan pelaku, sopir pikap yang dianggap lalai hingga menabrak rombongan karnaval di Malang. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebuah mobil pikap menabrak rombongan acara karnaval di Desa Kedungrejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Sopir pikap tidak memperhatikan kondisi kendaraannya, sehingga kecelakaan maut tersebut tak bisa dihindari.

"Saat itu kendaraan sedang mati dan masuk gigi satu. Setelah peserta ini sudah mulai berjalan lalu kendaraan ini dihidupkan, otomatis kendaraannya melaju ke depan," kata Kasatlantas Polres Malang AKP Agnis Juwita.

Selain faktor kelalaian, kondisi jalan gelap juga ikut menjadi pemicu. Sebab di sekitar kejadian tidak ada lampu penerangan jalan yang memadai, sehingga kecelakaan pada pukul 22.00 WIB Minggu malam (24/09/2023) akhirnya terjadi. 

Sementara itu, hingga Selasa (26/09/2023) pagi, tiga korban saat ini masih dirawat di rumah sakit. Sementara tiga lainnya sudah diperbolehkan pulang untuk menjalani rawat jalan. 

Agnis juga menambahkan, polisi tidak mendapatkan pemberitahuan diadakannya karnaval yang digelar pemerintah desa tersebut.

Sebagai informasi, acara karnaval yang digelar itu merupakan serangkaian kegiatan Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) proklamasi kemerdekaan.

Menurut data kepolisian, ada 18 peserta karnaval, sementara mobil pikap yang menabrak peserta itu merupakan rombongan peserta nomor 12. Mayoritas peserta nomor urut 12 itu masih satu lingkungan di RT 4 RW 4 Dusun Kedungboto, Desa Kedungrejo, Pakis.

Satu orang dinyatakan meninggal dunia atas nama Renita Sintia Sari (14), warga RT 4 RW 1 Dusun Kedungboto, Desa Kedungrejo, Kecamatan Pakis, yang mengalami luka-luka dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP), sedangkan peserta lain atas nama Rilla Dwi Oktarisa mengalami luka-luka dan dirawat di RS Sumber Sentosa, Tumpang. 

Sedangkan dari tujuh peserta yang menjadi korban, dua diantaranya merupakan bocah balita. Keduanya yakni Muhammad Aziel Saputra (5) dan Safrina Aurelia Andinia (4) keduanya warga Dusun Kedungboto RT 04 RW 04 Desa Kedungrejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.  Keduanya dilarikan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Selain itu tiga orang juga dievakuasi ke RSSA Malang, yakni Andry Hermawan (22) warga Dusun Kedungboto, Desa Kedungrejo, Fita Sri Handayani (31) warga Danau Paniai Dalam I C7 E-12 RT RW 09 Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang, Fatma Hikmawati (23) warga Dusun Kedungboto RT 04 RW 04 Desa Kedungrejo, Pakis. Satu korban dilarikan ke RS Sumber Sentosa Tumpang atas nama Rilla Dwi Oktarisa (24). Enam dari tujuh korban merupakan warga Dusun Kedungboto RT 04 RW 04 Desa Kedungrejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Kini sopir pikap, tersangka kecelakaan maut bernama Ustadi (63) warga Kedungrejo dianggap lalai dan dijerat Pasal 310 ayat (4), (3), (2), dan (1) Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas.  mlg-02/dsy

Berita Terbaru

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun -  Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengacak-acak Kota Madiun, Rabu (7/10/2026). Kali ini, tim antirasuah mend…

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tak main-main terhadap pelaku usaha yang merusak lingkungan. Usaha kuliner di kawasan Kejuron…

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Semangat Hari Kesaktian Pancasila diwujudkan PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui aksi nyata menjaga k…

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pawon Jenggolo kembali mencuri perhatian para pencinta kuliner lewat penawaran menu andalan di Lime Restaurant Favehotel Sidoarjo m…

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - AK 69 penjual Sate di warungnya, berteriak kesakitan karena terkena tusukan Sajam pada leher kiri dan kepalanya, teriak an Kakek di…

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pameran pernikahan terbesar dan terlengkap, yang dititel Serba-Serbi Manten Expo Nusantara 2026, sangat memukau dan menyita p…