Ekonomi China Melemah Dibandingkan Bulan Sebelumnya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bendera China di acara Kongres Nasional China ke-20 Partai Komunis China, (Foto: REUTERS/Thomas Peter).
Bendera China di acara Kongres Nasional China ke-20 Partai Komunis China, (Foto: REUTERS/Thomas Peter).

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penjualan ritel, harga, serta produksi manufaktur dan pertumbuhan pinjaman di China lebih lemah dibandingkan bulan sebelumnya. Hal ini menjadi tanda-tanda melemahnya ekonomi China.

Dilansir melalui data dari China Beige Book, administrator survei tersebut menyatakan bahwa belanja ritel mulai melambat di bulan September. Adapun setelah barang-barang mewah, makanan mengalami kemunduran terbesar.

Adapun peningkatan terjadi pada sektor pariwisata khususnya sektor perjalanan menjelang festival bulan. Namun, pada perusahaan perhotelan dan jaringan restoran terjadi penurunan yang tajam.

China Beige Book menambahkan bahwa hasil survei bulan September didasarkan pada survei terhadap 1.330 perusahaan, yang terdiri dari perusahaan swasta dan milik negara dalam jumlah yang sama. Namun rata-rata ini adalah perusahaan besar, bukan usaha kecil.

Dari segi pinjaman korporasi, terdapat penurunan ke "tingkat yang sangat rendah" karena penolakan pinjaman dan kenaikan suku bunga pinjaman rata-rata. Hal ini terjadi meski ada beberapa langkah dari Bank Rakyat China untuk menurunkan biaya pinjaman.

"Pemberi pinjaman China lebih waspada terhadap eksposur risiko di tengah kekhawatiran penularan yang lebih luas dari masalah hutang yang mengganggu pengembang real estat China yang berasal dari tindakan keras yang lebih luas." dikutip melalui China Beige Book, (1/10/2023).

Untuk perdagangan, pertumbuhan pesanan ekspor di kalangan responden survei menurun ke titik terlemahnya sejak bulan Maret. Hal ini menunjukkan tekanan eksternal terhadap China akibat melambatnya permintaan global yang menambah kesulitan negara tersebut dalam menghadapi lesunya permintaan domestik.

Kemunduran ini akan mengobarkan kekhawatiran akan melemahnya pertumbuhan pada kuartal ketiga, sehingga meningkatkan risiko kegagalan negara dalam mencapai target pertumbuhan sebesar 5% yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Para ekonom saat ini masih memperkirakan data September akan tetap relatif lemah, dengan sebagian besar data menunjukkan adanya stabilisasi lebih lanjut dalam perlambatan tersebut. ac

Berita Terbaru

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Kamis (26/2/2026) sore kemarin, KPK menetapkan seorang pegawai Bea Cukai, Budiman Bayu Prasojo (BBP), sebagai tersangka baru kasus s…

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dengan perpanjangan ini, ia berharap bunga kredit makin kompetitif sehingga penyaluran kredit UMKM bisa lebih kencang tahun ini.…

LPDP Minta Orang Kaya, Jangan Ambil Beasiswa Penuh

LPDP Minta Orang Kaya, Jangan Ambil Beasiswa Penuh

Kamis, 26 Feb 2026 20:41 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini keluarga mampu alias keluarga kaya diminta tak mengambil beasiswa penuh. Hal ini dimaksudkan agar anggaran beasiswa bisa…

Pesantren Ramadhan

Pesantren Ramadhan

Kamis, 26 Feb 2026 20:40 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Masjid Istiqlal Jakarta melalui Madrasah Istiqlal Jakarta akan menyelenggarakan agenda pesantren Ramadhan 2026. Tahun ini tema…

BUMN Impor Pickup, DPR Cawe-cawe

BUMN Impor Pickup, DPR Cawe-cawe

Kamis, 26 Feb 2026 20:38 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pekan ini, ribuan mobil pickap asal India resmi mendarat di Indonesia. Hingga Rabu (25/2) masih dibongkar di Pelabuhan Tanjung…

Ketua Komisi A Minta Evaluasi dan Imbau Seluruh LPMK Surabaya Jaga Etika

Ketua Komisi A Minta Evaluasi dan Imbau Seluruh LPMK Surabaya Jaga Etika

Kamis, 26 Feb 2026 20:32 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Viralnya dugaan permintaan THR oleh Ketua LPMK Manukan Wetan di media sosial. Menganggapi pristiwa tersebut Ketua Komisi A DPRD…