Melaney Ricardo

Soal Tiktok Shop, Beda Pendapat dengan Jokowi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Melaney Ricardo
Melaney Ricardo

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Soal TikTok Shop yang sore kemarin resmi ditutup, membuka beda pendapat antara Presenter dan youtuber Melaney Ricardo dan Presiden Joko Widodo.

Presiden Jokowi khawatir Indonesia bisa terkena penjajahan modern. Hal ini terjadi karena pasar e-commerce diserbu produk impor murah.

Jokowi mengatakan 90% produk e-commerce adalah barang impor. Sudah begitu, beberapa aplikasi asal luar negeri memberikan harga promo gila-gilaan untuk barang-barang tersebut. Membuat barang impor itu mengancam kehadiran produk lokal.

Menurut Jokowi kondisi ini membuat masyarakat keranjingan belanja murah. Lalu perlahan-lahan, harga barang dinaikkan hingga sangat mahal. Masyarakat yang sudah ketergantungan mau tidak mau juga mengikutinya. Akhirnya, pasar dikontrol dengan sendirinya oleh barang-barang impor.

"Jangan mau kita kena kolonialisme di era modern ini. Kita nggak sadar tahu-tahu kita sudah terjajah secara ekonomi. Mungkin awal-awal harganya masih Rp 5.000. Begitu semua sudah masuk, beli ini sudah ketagihan baru dinaikkan Rp 500 juta, kalau begitu mau apa? Sudah nggak bisa apa-apa kita karena sudah ketergantungan di situ," papar Jokowi saat memberikan pengarahan kepada peserta Program Pendidikan Lemnahas RI, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/10/2023).

 

Tidak Anti Asing

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan meluruskan, pada dasarnya pemerintah Indonesia tidak anti asing. Pemerintah memandang perlu mengatur media sosial dan e-commerce agar lebih tertata.

"Jadi TikTok begini, kita kan tidak anti asing. Kita juga tidak melarang, yang ada itu diatur. Jadi media sosial dia boleh iklan, dipersilakan," ujarnya saat ditemui di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (4/10/2023).

Praktis, TikTok Shop berhenti melayani transaksi per 4 Oktober, pukul 17.00 WIB sore kemarin. Ini menyusul aturan yang dikeluarkan pemerintah soal pemisahan media sosial dengan e-commerce.

 

Gaya Belanja Konsumen

Beda dengan Presenter dan youtuber Melaney Ricardo ingatkan pemerintah

gaya belanja konsumen yang mulai bergeser. Sehingga ia meminta untuk pemerintah mempertimbangkan orang-orang yang mencari nafkah sebagai afiliator.

"Sebenarnya bukan terlepas effort ke pasar atau nggak, mungkin lebih ke ini ya memang sekarang dunia sudah berputar sekarang. Di digital ini segala sesuatu online, apa-apa online, apa-apa online. Satu memang lebih efisien dan kedua memang orang cari uang juga online di rumah gitu loh, nggak harus keluarkan nggak perlu macet-macetan bisa sambil momong bocah, anak kecil tetap bisa cari uang," imbuhnya.

"Ya harus dipertimbangkan untuk orang-orang yang pekerjaan utamanya sebagai afiliator gitu," tegas Melaney Ricardo. n erc/rmc

Berita Terbaru

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim mendorong serta memperkuat pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan…

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab untuk mempercepat pertumbuhan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi p…

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aplikasi Majapahit Digital (Majadigi) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur didorong naik kelas menjadi platform…

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberangkatkan peserta ziarah Wali Songo, penerima voucher dalam rangkaian kegiatan Jalan Sehat H…

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

SurabayaPagi, Malang – Permukaan Waduk Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur, disiapkan menjadi sumber energi listrik bersih melalui pembangunan P…