Sekitar 200 Hektar Lahan Taman Nasional Way Kambas Terbakar, Diduga Ulah Pemburu Satwa Liar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kebakaran Hutan dan Lahan Taman Nasional Way Kambas.
Kebakaran Hutan dan Lahan Taman Nasional Way Kambas.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Lampung - Taman Nasional Way Kambas (TNWK) mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kebakaran terjadi pada Senin (2/10) siang hingga Rabu (4/10) malam.

Pada saat kebakaran terjadi telah dilakukan upaya pemadaman secara seluruhnya. Api pun sempat padam, namun pada Rabu siang, titik-titik api muncul kembal dan kebakaran baru bisa dipadamkan seluruhnya sekitar pukul 22.00 WIB.

Kebakaran yang terjadi diduga dipicu oleh pemburu satwa liar yang sengaja melakukan pembakaran pada lahan untuk memasang perangkap.

"Kebakaran itu terjadi Senin siang, dan Rabu pagi kemarin api sempat padam. Namun siangnya sekira pukul 14.00 WIB, api menyulut lagi dan api bisa dipadamkan semalam sekira pukul 22.00 WIB,"kata Humas Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Sukatmoko, Kamis (5/10/2023).

Adapun selama dua bulan terakhir, luas lahan di kawasan TNWK yang terbakar mencapai sekitar 200 hektare. Berdasarkan hasil pemantauan kebakaran terjadi di enam titik di tiga lokasi yaitu Seksi 1 Way Kanan, Seksi 2 Bungur, dan Seksi 3 Kuala Penet.

Adapun penyebab hangusnya total 200 hektare lahan TNWK tersebut, katanya, adalah persoalan klasik yakni ulah manusia yang sengaja melakukan kegiatan ilegal dalam hutan membakar lahan dengan tujuan tertentu seperti perburuan satwa.

"Pemburu satwa liar ini sengaja membakar lahan, karena memudahkan mereka (pemburu) untuk memasang perangkap ketika rerumputan liar mulai tumbuh lagi,"ujar Sukatmoko.

Menyikapi hal tersebut, pihaknya bekerjasama dengan TNI-Polri untuk memburu para pelaku pembakaran lahan kawasan TNWK tersebut.
"Kami bekerjasama dengan TNI-Polri, melakukan penyelidikan terkait aktivitas pembakaran yang dilakukan oleh para pemburu satwa tersebut," katanya. ac

Berita Terbaru

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Bupati Cilacap Tugaskan Sekda, Cari Dana ke Setiap Perangkat Daerah Sebesar Rp 515 juta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK resmi menahan Bupati Cilacap S…

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus Bupati Cilacap yang diduga meminta sejumlah uang dari tiap perangkat daerah di Kabupaten Cilacap dengan "target setoran"…

Presiden Perintahkan Kapolri Usut Tuntas dan Transparan

Presiden Perintahkan Kapolri Usut Tuntas dan Transparan

Minggu, 15 Mar 2026 20:42 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS,…

Aktivis KontraS, Teriak Kesakitan

Aktivis KontraS, Teriak Kesakitan

Minggu, 15 Mar 2026 20:39 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Andrie sontak berteriak kesakitan hingga menjatuhkan motornya. Berdasarkan kronologi dari KontraS, Andrie Yunus sedang mengendarai…

Bahlil Gertak Penjual Minyak di Singapura

Bahlil Gertak Penjual Minyak di Singapura

Minggu, 15 Mar 2026 20:37 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:37 WIB

Kini Stok BBM dan LPG Aman Jelang Lebaran 2026     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kebutuhan BBM menjelang Lebaran 2026 diproyeksikan meningkat signifikan, m…

Puasa di Zaman Alkitab

Puasa di Zaman Alkitab

Minggu, 15 Mar 2026 20:35 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ramadan adalah bulan kesembilan menurut kalender lunar, bulan di mana orang-orang menyatakan puasa di hadapan Tuhan dalam Alkitab…