Nasib Naas, Tukang Becak di Jombang Tewas Tertimpa Tembok dan Pagar Rumah Tua

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bangunan tembok yang menimpa tukang becak hingga tewas, Minggu (08/10/2023).
Bangunan tembok yang menimpa tukang becak hingga tewas, Minggu (08/10/2023).

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Pihak kepolisian bersama BPDB Jombang berkoordinasi untuk mengevakuasi jenazah yang merupakan seorang pengendara becak akibat tertimpa tembok dan pagar rumah yang roboh sekitar pukul 10.00 WIB pagi tadi, Minggu (08/10/2023).

“Memang kondisi tembok sudah rapuh, itu bangunan tua menimpa pengendara becak dan korban meninggal di lokasi.” kata Ipda Ken Wahyu Oetomo Kanit Turjawali Polres Jombang.

Diketahui, tembok dan pagar tersebut roboh karena hembusan angin kencang di Bundaran Ringin Contong, Jalan KH Wahid Hasyim, Kabupaten Jombang.

Ia pun menyebut bahwa bangunan tembok yang ambruk, tergolong bangunan yang tua, dan tidak terawat. "Bangunannya relatif cukup tua, terutama bangunan yang ada di sebelah samping kanan kiri pagar. Korban meninggal tertimpa pintu besi dari pagar tembok yang ambruk," katanya.

Sementara, untuk identitas korban yang belum diketahui identitasnya itu diperkirakan berusia sekitar 50 tahun. Setelah berhasil diangkat dari reruntuhan, jenazah laki-laki itu langsung dievakuasi ke RSUD Jombang.

“Korban tidak membawa identitas waktu di cek, tapi kalau dari warga sekitar informasinya pendatang,” ujar Ken Wahyu, Senin (09/10/2023).

Sebagai informasi, tukang becak yang asal Pasuruan tersebut, biasa mangkal di tempat tersebut. Selain korban meninggal dunia, karena tubuhnya tertimpa potongan beton panjang dan pintu besi, becak miliknya juga rusak hingga hancur.

Selain menimpa pengendara becak, pagar dan tembok dari bangunan ruko (rumah dan toko) itu juga menimpa satu mobil yang terparkir di dekat bangunan. Sehingga mobil mengalami kerusakan.

Hingga saat ini polisi masih mencari keberadaan pemilik bangunan tersebut untuk dimintai keterangan dan penyelidikan. Polisi melakukan olah TKP dan menggali keterangan saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut.

“Pemilik bangunan belum bisa ditemukan karena memang informasinya bangunan tua dan seperti tidak berpenghuni,” tuturnya. jmb-01/dsy

Berita Terbaru

Kecelakaan Tunggal, 3 Bocah SMP Tewas Tabrak Pohon

Kecelakaan Tunggal, 3 Bocah SMP Tewas Tabrak Pohon

Minggu, 01 Feb 2026 16:35 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Tragis kecelakaan yang terjadi pada Sabtu dini hari (31/1) sekitar pukul 00.34 di jalan Umum Desa Sawentar Kec Kanigoro Kab Blitar,…

Jawab Tantangan Kardiometabolik, Daewoong Perluas Akses Terapi Dislipidemia di Jatim

Jawab Tantangan Kardiometabolik, Daewoong Perluas Akses Terapi Dislipidemia di Jatim

Minggu, 01 Feb 2026 13:57 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 13:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Daewoong Pharmaceutical Indonesia (Daewoong) resmi meluncurkan terapi kombinasi dosis tetap (fixed-dose combination/FDC) untuk p…

Lomba Senam Kreasi PWI Lamongan, Emak-emak Muda Tampil Riang Gembira dan Elegan

Lomba Senam Kreasi PWI Lamongan, Emak-emak Muda Tampil Riang Gembira dan Elegan

Minggu, 01 Feb 2026 12:42 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 12:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lamongan mengawali rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 dan Hari Ulang…

Jawab Tantangan Ekonomi, Hermanto Tanoko Bentuk Asosiasi Sejuta Pengusaha Indonesia

Jawab Tantangan Ekonomi, Hermanto Tanoko Bentuk Asosiasi Sejuta Pengusaha Indonesia

Minggu, 01 Feb 2026 09:24 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 09:24 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pengusaha nasional Hermanto Tanoko meresmikan pembentukan Asosiasi Sejuta Pengusaha Indonesia (ASPIN) sebagai respons atas tantangan e…

OTT KPK Harus Jadi Titik Balik DPRD Kota Madiun Benahi Fungsi Pengawasan

OTT KPK Harus Jadi Titik Balik DPRD Kota Madiun Benahi Fungsi Pengawasan

Sabtu, 31 Jan 2026 20:56 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 20:56 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun – Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyeret Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, dinilai sebagai p…

Pakar Nilai Masyarakat Punya Legitimasi Kuat ke DPRD dengan Adanya Pilkada Tidak Langsung

Pakar Nilai Masyarakat Punya Legitimasi Kuat ke DPRD dengan Adanya Pilkada Tidak Langsung

Sabtu, 31 Jan 2026 17:56 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 17:56 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Sejumlah akademisi menilai wacana perubahan desain pemilihan kepala daerah menjadi tidak langsung memiliki sejumlah dampak positif, t…