Dicap Patriarki, Denny Caknan Pecat Tiga Karyawannya dan Manfaatkan Bella Bonita

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bella Bonita dan Denny Caknan. SP/ MDN
Bella Bonita dan Denny Caknan. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Penyanyi dangdut koplo, Denny Caknan kembali menuai kontroversi usai dirinya memecat ketiga karyawannya yakni makeup artist, sopir, dan asisten.

Kemudian Pria berusia 29 tahun itu pun menunjuk istrinya, Bella Bonita, untuk menggantikan peran mereka. Namun, keputusan Denny Caknan tersebut dianggap memanfaatkan Bella Bonita hingga dicap patriarki.

Sebagai informasi, mengutip dari laman Universitas Islam Indonesia, Patriarki dinilai sebagai sebuah sistem sosial yang menempatkan pria sebagai pemegang kekuasaan utama dan mendominasi dalam peran kepemimpinan politik, otoritas moral, hak sosial, dan penguasaan properti.

Sementara itu, banyak netizen mempertanyakan keputusan Denny Caknan yang menunjuk istri untuk menggantikan peran tiga mantan karyawannya. Apakah karena ingin istri lebih produktif atau menghemat pengeluaran.

Banyak para netizen yang berkomentar pedas, sebab Denny yang seharusnya membahagiakan Bella Bonita, namun justru memberikan banyak pekerjaan kepadanya. Apalagi Bella sedang hamil.

"Mon maap kesini gara2 podcast dedy yg viral lg, karena dia mberhentiin 3 karyawannya? Agar istrinya produktif & lebih hemat? La bukane nyenengke istri malah nambahi pegawean istri muasss posisi istri lagi hamil jg dgn dalih lebih produktif, untung mba happy lolos dr km yo.. jare mba happy ne kesel mbayari jg ta?," begitu isi komentar netizen seperti dilihat dari unggahan instagram story Denny Caknan.

Rupanya komentar netizen itu sampai ke telinga Denny Caknan. Dirinya pun sampai mengunggah komentar itu ke instagram story-nya dan memberikan tanggapan. Ia pun menanggapi komentar dari salah satu netizen tersebut.

“Selaw. Jangan sepaneng,” tulis Denny Caknan menanggapi pernyataan netizen itu, Senin (09/10/2023).

Dalam unggahan itu, Denny Caknan juga menandai ketiga akun yang diduga milik mantan karyawannya. Ia mendoakan mereka supaya bisa memperoleh pekerjaan yang lebih baik kedepannya.

“Semoga mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, ya,” tulis Denny. mdn-01/dsy

Berita Terbaru

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…

AKBP Didik Tersangka Narkoba, Juga Disidang Etik

AKBP Didik Tersangka Narkoba, Juga Disidang Etik

Kamis, 19 Feb 2026 18:24 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, jalani sidang etik terkait kepemilikan barang bukti narkotika . "(Sidang etik…

Pengusir Nenek Elina Widjajanti Minta Damai, Tapi Ditolak

Pengusir Nenek Elina Widjajanti Minta Damai, Tapi Ditolak

Kamis, 19 Feb 2026 18:20 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ingat  kasus yang menimpa Elina Widjajanti (80), yang menyita perhatian publik karena peristiwa kekerasan yang dialaminya. …

Maghfirah

Maghfirah

Kamis, 19 Feb 2026 18:18 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sebagai manusia biasa, melakukan kesalahan dan dosa tentunya hal yang wajar. Namun, sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa …