BMKG Laporkan Gejala Heat Stroke di Tengah Cuaca Ekstrem, Begini Gejala dan Cara Mengatasinya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Illustrasi cuaca panas ekstrem yang mengakibatkan gejala heat stroke. SP/ SBY
Illustrasi cuaca panas ekstrem yang mengakibatkan gejala heat stroke. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gejala heat stroke atau serangan panas melanda seluruh wilayah Indonesia akibat cuaca panas yang ekstrem, bahkan banyak wilayah yang mengalami kekeringan.

Heat stroke merupakan salah satu penyakit yang berisiko paling berat pada tubuh akibat cuaca panas karena tubuh tidak dapat mengontrol suhu badan. Bentuk gejala heatstroke yang paling nyata adalah naiknya suhu tubuh hingga mencapai 40 derajat Celcius. Kondisi ini membutuhkan penanganan serius, karena jika tidak segera diobati bisa merusak otak, jantung, ginjal, dan otot. 

Berdasarkan rilis dari BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM), suhu udara siang hari di Mandalika antara 32 – 34°C. Sehingga suhu udara yang cukup tinggi ini diharapkan bisa diantisipasi oleh penonton dengan tetap menjaga kesehatan. Gejala akan semakin memburuk jika telat memberikan pertolongan, dan bisa meningkatkan komplikasi serius hingga kematian.

Gejala heat stroke antara lain:

  • Suhu tubuh di atas 40 derajat Celcius
  • Sakit kepala hebat
  • Mual dan muntah
  • Pusing
  • Kelelahan
  • Bingung
  • Kejang
  • Kejang

Orang-orang yang berisiko tinggi mengalami heat stroke antara lain:

  • Anak-anak
  • Lansia
  • Orang dengan penyakit kronis, seperti penyakit jantung, paru-paru, atau diabetes
  • Orang yang bekerja atau berolahraga di luar ruangan

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB dr. H. Lalu Herman Mahaputra mengatakan, di tengah cuaca yang panas ini, penonton diminta untuk menjaga kesehatan dan melindungi diri dari sengatan matahari.

“Perbanyak minum air putih. Pakai topi ya, karena payung kan tidak boleh. Kalau payung dikhawatirkan terbang dan mengganggu lintasan,” kata dr.Jack, sapaan akrabnya kepada wartawan kemarin. sb-03/dsy

Berita Terbaru

Destinasi Alam Coban Talun Malang, Suguhkan Spot Instagramable yang Diburu Wisatawan

Destinasi Alam Coban Talun Malang, Suguhkan Spot Instagramable yang Diburu Wisatawan

Minggu, 15 Mar 2026 13:44 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Destinasi wisata Coban Talun, yang merupakan salah satu air terjun yang berada di wilayah Kecamatan Bumiaji, Kota Batu menyimpan…

Siapkan Posko Mudik EV, BYD Fasilitasi Fast Charging di Jalur Trans Jawa Selama Ramadhan

Siapkan Posko Mudik EV, BYD Fasilitasi Fast Charging di Jalur Trans Jawa Selama Ramadhan

Minggu, 15 Mar 2026 13:37 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 13:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Sebagai bentuk komitmen BYD untuk turut mendukung kenyamanan pemudik saat akan pulang ke kampung halaman, kini BYD menghadirkan…

Siap Tantang BYD Atto 3, MG 4X Mulai Bersaing di Segmen SUV Listrik Kompak

Siap Tantang BYD Atto 3, MG 4X Mulai Bersaing di Segmen SUV Listrik Kompak

Minggu, 15 Mar 2026 13:20 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - MG, yang merupakan pabrikan unggul asal Inggris kembali memamerkan crossover listrik terbarunya yang bernama ‘MG 4X’, yang memang di…

Jetour Hadirkan Program Free Check-Up di 12 Showroom dan Siaga Bengkel di Momen Lebaran

Jetour Hadirkan Program Free Check-Up di 12 Showroom dan Siaga Bengkel di Momen Lebaran

Minggu, 15 Mar 2026 13:11 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menjelang arus mudik lebaran 2026, berbagai persiapan biasanya dilakukan masyarakat sebelum melakukan perjalanan ke kampung…

Berpanorama Alam, Wisata Jolotundo Nganjuk Jadi Destinasi Pilihan Berlibur saat Lebaran

Berpanorama Alam, Wisata Jolotundo Nganjuk Jadi Destinasi Pilihan Berlibur saat Lebaran

Minggu, 15 Mar 2026 12:56 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 12:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Wisata alam Jolotundo Glamping & Edu Park di lereng Gunung Wilis, Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, dapat menjadi…

Sesuai Raperda, Kota Malang Tetapkan Tata Kelola Parkir Gunakan Skema Bagi Hasil

Sesuai Raperda, Kota Malang Tetapkan Tata Kelola Parkir Gunakan Skema Bagi Hasil

Minggu, 15 Mar 2026 12:46 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Berdasarkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perparkiran yang sudah dibuat tinggal menunggu pengesahan…