SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Mengkawatirkan tidak bertahan lama dugaan buruknya pengerjaan bangunan ruang kelas SDN Tambak sawah, Waru berdampak pada proses belajar mengajar.
Hal ini mendapat sorotan dari warga sekolah dan masyarakat, setempat dari faktual dilapangan ada dua ruang kelas dan kamar kecil (toilet) yang di bangun oleh Dikbud Sidoarjo.
Namun kwalitas bangunan sekolah yang kini usai di kerjakan dan kini sudah di tempati para siswa dan siswi untuk kegiatan belajar mengajar kondisinya jelek dan sudah ada yang retak.
"Hasil pekerjaan dari rekanan dinas pendidikan yakni CV Tehnik Zahra Abadi diduga sangat buruk, kurang presisi dan sudah ada yang retak disana sini," ujar salah satu guru SDN Tambak Sawah Waru yang namanya tidak mau disebutkan, Senin (16/10/2023).
Kondisi ini, tentunya mengkhawatirkan karena tidak bisa bertahan lama, " Masak baru saja di tempati gedung ini lantai dan playfonnya sudah retak," ujarnya lagi.
Rehabilitasi bangunan ruang kelas SDN Tambak sawah Waru tersebut masuk dalam program pekerjaan rehab ruang kelas dari Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Sidoarjo.
Proyek tersebut menggunakan anggaran APBD tahun 2023 secara lelang dengan nilai HPS Rp 549. 382. 609, 00 yang di kerjakan oleh CV Tehnik Zahra Abadi.
“Saya harap Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo segera meninjau langsung dan melakukan bantuan perbaikan di SDN Tambak sawah Waru ini, agar kwalitasnya lebih bagus lagi," Harapnya.
Sementara itu, Agus owner CV Tehnik Zahra Abadi rekanan pelaksana pekerjaan proyek rehab ruang kelas SDN Tambak sawah, Waru berjanji akan melakukan perbaikan kembali karena masih dalam masa pemeliharaan, "Selama masa pemeliharaan akan kami pantau terus dan akan diperbaiki jika ada yang perlu di perbaiki," tandas Agus memberikan tanggapan terhadap kwalitasnya proyek yang dikerjakan. Hdk/ hik/dsy
Editor : Desy Ayu