Diduga Konsleting Listrik, Rumah di Blitar Terbakar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi rumah pasca api berhasil dipadamkan. SP/Lestariono
Kondisi rumah pasca api berhasil dipadamkan. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Rumah seorang warga di desa Krèncèng Kec Nglegok Kabupaten Blitar terbakar, kejadian itu mengakibatkan sebagian rumahnya ludes di lalap si jago merah.

Peristiwa pada Sabtu 21 Oktober 2023 pukul 09.00 tersebut membuat panik warga sekitar, api baru bisa dijinakkan mobil Damkar Pemkab Blitar sekitar dua jam. Kebakaran rumah milik Mohamad Aliafi (32) warga Desa Krènceng RT 10/RW 03 Kec Nglegok Kabupaten Blitar dibenarkan Kapolsèk Nglegok Iptu Nur Budi Santoso melalui Kasubsi Humas Polres Blitar Kota Aipda Supriyadi pada wartawan.

Menurut keterangan atas laporan warga sekitar maupun korban Mohamad Aliafi (pemilik rumah) saat menyampaikan dalam laporanya di Polsèk Nglegok, sekitar pukul 05.30 dirinya berangkat kerja di kandang milik tetanganya yang tak jauh dari TKP, hanya beda RT dan RW.

"Jadi ketika pemilik runah Mohamad Aliafi sekitar pukul 5 pagi berangkat kerja, bersamaan itu istrinya pergi di rumah mertuanya di Desa Jiwut Kec Nglegok juga, dan rumah dalam keadaan kosong, mungkin karena korsleting aliran listrik, ruangan kamarnya terbakar sekitar pukul 09.00, hal itu diketahui pertama kali oleh Ibu Muslikah tetangga korban, melihat kobaran api itu saksi menyampaikan ke istri korban, bahwa rumahnya terbakar," kata Aipda Supriyadi.

Setelah pihak Polsèk Nglegok koordinasi dengan pihak Dinas Damkar Pemkab Blitar, api dapat dipadamkan sekitar dua jam, sebelumnya para warga masarakat sekitar TKP melakukan upaya pemadaman secara manual.

Menurut Ibu Muslikah saat di rumah, dirinya mendengar suara plethok plethok seperti kayu terbakar, setelah dicari asal suara itu, ternyata rumah Mohamad Afiali terbakar dan api sudah membumbung tinggi dari arah kamar rumah korban.

"Sekitar dua jam lebih api dapat dipadamkan oleh 1 Unit mobil Damkar Pemkab Blitar, namun kerusakan atau kebakaran itu menghanguskan ruang tamu dan kamar, untuk korban jiwa alhamdulillah nihil, guna penyelidikan kita membawa potongan potongan kayu dan beberapa sisa gentèng yang terbakar, selain meminta keterangan saksi saksi dan pemilik rumah, untuk kerugian materi sekitar puluhan juta rupiah, yaa sekitar Rp 30 juta an," terang Aipda Supriyadi, seijin Kapolres Blitar Kota AKBP Danang Prasetyo PS.S.IK M.SI.

Mengakhiri keteranganya bintara polisi asli Kota Ngawi ini, menyampaikan pesan dari Kapolres Blitar Kota, "Bagi warga masarakat karena masih musim kemarau ini, agar selalu waspada terhadap lingkungan, rumahnya sendiri, untuk dijaga dan teliti, juga untuk penggunaan aliran listrik bila meninggalkan rumah baik siang atau malam hari, sehingga peristiwa yang tidak diinginkan bisa dihindari, dan segera koordinasi dengan tetangga bila sesuatu terjadi, ungkap Aipda Supriyadi. Les

Berita Terbaru

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

SURABAYA0AGI.com, Surabaya — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi d…

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), k…

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kick off peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Lamongan, diawali dengan kegiatan Jelajah Santri Sako Pramuka P…

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Puluhan ribu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dari berbagai penjuru dunia memadati kawasan pondok untuk mengikuti…

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Meningkatnya perhatian investor terhadap emas sebagai bagian dari diversifikasi portofolio mendorong PT Bank HSBC Indonesia (HSBC I…

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…