Pemkot Pasuruan: Proyek PLUT KUMKM Mulai Digarap

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Perwakilan Pemkot dan DPRD Kota Pasuruan saat meninjau proyek lanjutan pembangunan gedung PLUT KUMKM, kemarin. SP/ Ris
Perwakilan Pemkot dan DPRD Kota Pasuruan saat meninjau proyek lanjutan pembangunan gedung PLUT KUMKM, kemarin. SP/ Ris

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Satu per satu bangunan mangkrak yang menjadi tanggungan Pemkot Pasuruan bakal terselesaikan. Salah satunya, gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) yang sejak putus kontrak lima tahun silam tak terurus. Pemkot Pasuruan harus mengucurkan dana miliaran rupiah untuk menuntaskan proyek tersebut.

Kepala Bidang Penataan Bangunan dan Bina Konstruksi di Dinas PUPR Kota Pasuruan Uung Maf’udi Dja’far menyebut, proyek itu sebenarnya tinggal melanjutkan struktur yang sudah jadi.

Apalagi, dari pekerjaan dengan nilai kontrak Rp1,7 miliar, sebagian besar tanggungan pelaksana tinggal menyelesaikan sarpras di luar gedung.

”Sedangkan untuk pekerjaan di dalam gedung sendiri hanya 43 persen. Selebihnya, pekerjaan di luar seperti paving, pagar, dan sarpras lain,” kata Uung.

Hanya saja, memang ada beberapa bagian bangunan yang perlu dibenahi. Karena kondisi existing setelah putus kontrak 2018 lalu, memang belum rampung sepenuhnya.

Pihaknya juga sudah menakar bagian-bagian gedung yang sudah rusak dan perlu perbaikan. ”Beberapa yang sudah rusak perlu diganti. Seperti atap, galvalum, kusen, keramik. Termasuk tangga karena menyangkut dengan kekuatan strukturnya,” ujar Uung.

Wakil Ketua DPRD Kota Pasuruan Farid Misbah meminta pelaksana memanfaatkan waktu dua bulan yang tersisa secara maksimal. Kendati sampai saat ini, progress pekerjaan masih tercatat surplus dari target rencana sebesar 5 persen. Menurut Farid, pelaksana masih perlu menambah pekerja. Mengingat saat ini, cuma 20 pekerja.

”Harus ada percepatan dengan menambah tenaga pekerja. Apalagi yang dikerjakan tidak satu kesatuan. Sehingga, sangat memungkinkan dikerjakan secara bersamaan agar tidak saling menunggu satu sama lain,” katanya.

Ia juga menyinggung lingkungan sekitar gedung yang akan dijadikan pusat pengembangan sektor UMKM tersebut. Menurutnya, pemerintah masih perlu menyediakan semacam ruang terbuka hijau. Agar lingkungan lebih asri.

”Ini masukan kami bagi pemerintah karena dalam RAB pekerjaan ini tidak ada. Maka ke depan kami usulkan agar ada penghijauan di sekitar gedung,” tutupnya. ris

Berita Terbaru

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…