Dugaan Kasus Penganiayaan di Desa Poteran Talango, Resmi Dilaporkan ke Polres Sumenep

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
H. Anwari,  Saat melaporkan ke Polres Sumenep, didampingi Ketua LPH RI Jatim, Drs. ec. Moh. Anwar, SH saat keluar dari ruang lidik III Polres Sumenep. SP/Ainur Rahman
H. Anwari,  Saat melaporkan ke Polres Sumenep, didampingi Ketua LPH RI Jatim, Drs. ec. Moh. Anwar, SH saat keluar dari ruang lidik III Polres Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Dugaan pelaku penganiayaan di Dusun Gunung Malang Desa Poteran Kecamatan Talango Kab. Sumenep, resmi dilaporkan ke Polres Sumenep.

H. Anwari didampingi Ketua LPH RI Jatim, Drs. ec. Moh. Anwar SH, melaporkan dugaan penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama, resmi dilaporkan ke Polres Sumenep, oleh H. Anwari suami korban sendiri, kemarin tanggal 24 Oktober 2023.

Pantauan Surabaya pagi,  Sekitar pukul 12.00 siang, H. Anwari, Suami Korban di dampingi Ketua LPH. RI Jatim, Drs. ec. Moh. Anwar, SH mendatangi Polres Sumenep, kedatangan mereka bermaksud melaporkan, pelaku dugaan penganiayaan terhadap Askiya, warga Dusun Gunung malang Desa poteran kec. Talango.

Kurang lebih tiga jam di ruang Lidik III Pidkor Polres Sumenep, H. Anwari menjalani pemeriksaan, baru sekitar pukul 15.00 mereka keluar dari ruangan penyidik, menuju SPKT Polres Sumenep.

Saat ditemui reporter Surabaya pagi, Ketua LPH RI Jatim, Anwar sapaan akrabnya, mengaku tidak akan main-main dengan persoalan hukum, siapapun pelakunya, ia akan merasakan hasil dari perbuatannya.

" Perbuatan itu sama dengan bercocok tanam, pada saat ia menanam ia akan memanen, jadi berbuat baik akan berdampak kepada kebaikannya, begitu pun sebaliknya"

Jadi, sambungnya, pelaku yang melawan hukum, harus disanksi dengan undang-undang, tujuannya agar hidup itu saling melengkapi tidak untuk saling menebar kebencian atau pun caci maki.

Ia juga menjelaskan, bahwa pendampingan hukum itu memiliki tanggung jawab yang penuh terhadap kliennya, makanya kata dia, persoalan apapun tidak ada keberpihakan, jika salah secara hukum, maka harus diproses secara hukum.

" Jadi, hukum tidak memandang siapa pelaku, tapi melihat siapa yang berbuat, oleh karenanya, setelah berbagai pertimbangan dengan pihak keluarga korban, untuk melanjutkan ke ranah hukum, kita dampingi pelaporannya"

Sementara, H. Anwari suami korban, mengaku awalnya banyak pertimbangan untuk melakukan pelaporan, namun berbagai pertimbangan dari pihak keluarga termasuk anak saya yang merantau ke Jakarta, meminta untuk diproses secara hukum.

" Atas permintaan keluarga, maka persoalan yang menimpa istri saya untuk diproses secara hukum, jadi, saya meminta pendampingan hukum untuk membawa saya ke kantor Polres Sumenep".

Alhamdulillah, saya bisa dipertemukan dengan Ketua LPH RI Jatim, sehingga dengan mudah saya melakukan langkah-langkah untuk menyelamatkan istri saya. Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…