Terpapar Cuaca Panas Ekstrem

Sudah Sebulan, Jembatan Kaca di Kampung Warna-warni Alami Keretakan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jembatan kaca yang menghubungkan Kampung Warna-Warni dengan Kampung Tridi di Kota Malang. SP/ MLG
Jembatan kaca yang menghubungkan Kampung Warna-Warni dengan Kampung Tridi di Kota Malang. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang baru saja melakukan pengecekan terkait jembatan kaca yang menghubungkan Kampung Warna-Warni dengan Kampung Tridi di Kota Malang mengalami keretakan.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan bisa diketahui bahwa kondisi jembatan ada retakan pada beton sambungan pelat lantai jembatan dengan kolom. Retakan terdapat pada sisi jembatan sebelah utara.

"Pelat lantai merupakan tempat dudukan kaca yang bertumpu pada struktur balok baja," ujar Kadis PUPRPKP Kota Malang Dandung Djulharjanto, Minggu (29/10/2023).

Diketahui, keretakan pada jembatan kaca disebabkan 2 faktor. Pertama, retakan yang terjadi diduga akibat pengecoran terpisah antara kolom dengan pelat lantai. Penyebab kedua retakan diduga terjadi akibat akumulasi dari retakan-retakan kecil karena terpapar cuaca panas ekstrem.

"Dari hasil pengecekan tim, keretakan diduga akibat pengecoran terpisah antara kolom dengan plat lantai dan diduga akibat akumulasi retakan-retakan kecil, akibat terpapar cuaca panas ekstrem," imbuhnya.

Sementara, keretakan jembatan kaca Malang yang menghubungkan Kampung Tridi dan Kampung Warna-warni itu sudah terlihat sejak sebulan lalu. Warga sekitar juga telah melaporkan keretakan tersebut ke dinas pariwisata.

"Sudah satu bulan lalu diketahui ada keretakan itu. Apakah hanya pada lapisan atas saja atau sampai ke dalam. Makanya, kami laporkan ke dinas pariwisata, untuk bisa segera dilakukan pengecekan," ungkap Ketua RW XII, Kelurahan Kesatrian, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Adnan.

Ia pun menyayangkan respons lambat Pemkot Malang, yang tidak langsung menindaklanjuti laporan tersebut. Padahal warga mengkhawatirkan keamanan pengunjung yang melewati jembatan tersebut.

Ditambah, sebelumnya juga sudah ada insiden jembatan kaca The Geong Hutan Pinus Limpakuwus Banyumas yang pecah hingga menewaskan satu orang baru-baru ini. Ia tidak menginginkan kejadian di Banyumas terulang di Malang.

"Kami tidak ingin seperti di Banyumas itu. Nanti pecah atau bagaimana. Kami khawatir soal keamanan jembatan. Karena melihat ada keretakan itu," imbuhnya. mlg-01/dsy

Berita Terbaru

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik melantik Mujiani sebagai Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan …

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madi…

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi dan opt…

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurda DPRD Sumenep dengan agenda Penandatanganan Naskah…

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…