Dampingi Korban Askiya Kontrol ke Pustu Talango, Ketua LPH RI Jatim : Ingin Pulihkan Trauma Korban

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua LPH RI Jatim, Drs. ec. Moh. Anwar, mendampingi Askiya dugaan penganiayaan di desa poteran Talango, di Pustu Talango Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman
Ketua LPH RI Jatim, Drs. ec. Moh. Anwar, mendampingi Askiya dugaan penganiayaan di desa poteran Talango, di Pustu Talango Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Dugaan penganiayaan terhadap Askiya warga Dusun Gunung Malang Desa Poteran Kec. Talango Kab. Sumenep, terus disoal.

Meski telah dilaporkan Ke Kantor Kepolisian Kab. Sumenep oleh Suami Korban, H. Anwari didampingi Ketua LPH. Ri Jatim, Drs. ec. Moh. Anwar, SH, dengan bukti lapor, LP/ B/247/X/2023/ SPKT/ Polres Sumenep/ Polda Jawa Timur.

Tidak hanya sampai disitu, Ketua LPH RI Jatim, Drs, ec. Moh. Anwar, SH, melaporkan peristiwa dugaan penganiayaan itu ke Dinas Sosial melalui kepala Bidang Dinsos P3A , di Jln. Asoka No.10, Lingkungan Dhalem, Pajagalan, Kabupaten Sumenep

Saat ditemui reporter Surabaya pagi, Anwar, sapaan akrabnya, mengaku telah melaporkan peristiwa dugaan penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama itu ke ranah hukum.

" Semua pelaporan sudah selesai, tinggal menunggu pemanggilan terhadap pelaku dugaan penganiayaan dan saksi, setelah itu sudah menjadi kewenangan pihak aparat untuk memberikan sanksi hukumnya"

Artinya, kata Anwar, secara prosedur dan tertibnya administrasi telah dilakukan dalam pendampingan hukum terhadap korban, bahkan melindungi korban dari ancaman ketakutan dan trauma. Tegasnya

" Secara naluri, mereka mengalami ketakutan secara mental, makanya saya dampingi terus korban, sampai kepada control kesehatannya ke Puskesmas Talango"

Sebagai bentuk kepeduliannya terhadap Korban, Anwar, mendampingi korban untuk melakukan kontrol ke Puskesmas tempat Askiya dirawat selama kurang lebih tiga hari.

" Saya, memiliki tanggung jawab dalam mengembalikan rasa traumanya, dan ini sangat sulit dibandingkan menyembuhkan penyakitnya. Jika dokter bertugas menyembuhkan penyakitnya, sementara saya memiliki tugas memulihkan semangatnya"

Jadi, kata Anwar, trauma itu adalah beban terberat yang dialami oleh manusia, jika tidak didampingi secara psikis, maka bisa berdampak kepada terganggunya kesehatan mental dan gangguan jiwa, 

Makanya, saya datangi rumah korban, sambil bercerita untuk memulihkan kesembuhannya agar bisa melupakan peristiwa yang terjadi, hingga pada akhirnya dapat saling memaafkan diantara keduanya.

" Kalau proses hukum, tetap berlanjut, sebab, siapapun orangnya yang bermain dan melawan hukum akan dikenakan sanksi, tergantung dengan perbuatannya"

Jadi, harapan saya, dengan peristiwa ini, setidaknya menjadi pelajaran dalam hidup, untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama, saya juga manusia biasa, memiliki kelemahan, dan pernah juga tersandung hukum, makanya mawas diri untuk selalu memperbaiki diri. Jelasnya

Dikatakan Anwar, perbuatan yang melanggar hukum akan dikenakan sanksi sesuai dengan sanksi hukum, makanya, kita hanya melaporkan kejadian atau peristiwa kepihak berwajib, agar mendapat perlindungan secara hukum. Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

BPKH menghadapi tantangan menjaga keamanan dan keberlanjutan dana, sementara nilai manfaat membantu membiayai haji dan memunculkan pertanyaan tentang hak jemaah…

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…