Viral Pernikahan Bocah 10 Tahun di Madura, Netizen: Kalau Berantem Pulang Kerumah Ortu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pernikahan viral, bocah 10 tahun di Madura. SP/ MDR
Pernikahan viral, bocah 10 tahun di Madura. SP/ MDR

i

SURABAYAPAGI.com, Madura - Kali ini viral sebuah video yang menunjukkan sepasang anak di bawah umur yang baru berusia 10 tahun melakukan prosesi pernikahan di Madura. Sontak saja video tersebut langsung viral dan menuai beragam komentar warganet. Pasalnya kedua anak tersebut jelas masih di bawah umur dan belum sepantasnya menjalani pernikahan. 

Awalnya video tersebut diunggah oleh akun Twitter/X @kegblgnunfaedh, nampak terlihat seorang anak perempuan mengenakan hijab tengah memegang sebuah bouquet berisi uang. 

Sementara itu di sampingnya berdiri seorang anak laki-laki yang menggunakan sarung dan peci hitam. Bouquet yang dipegang oleh anak perempuan dalam video tersebut diduga merupakan mahar pada acara tersebut. Dua anak yang diketahui masih di bawah umur tersebut sedang berdiri di sebuah teras rumah. 

Sementara itu di hadapannya terdengar ramai banyak tetangga yang memvideokan keduanya. Ada pula tetangga yang memberikan amplop kepada si anak perempuan. Mereka pun hanya tersipu malu.

“Siapa yg umur 10 tahun masih sibuk main layangan?” tulis akun tersebut, Jumat (03/11/2023).

Tak sedikit yang lantas mengatakan jika pernikahan di bawah umur telah melanggar dengan ketentuan dalam undang-undang. Apalagi jika mengingat bocah dalam video tersebut diketahui baru berusia 10 tahun.

Banyak warganet yang mempertanyakan jika keduanya benar menikah bagaimana sang suami akan menafkahi si istri. Menanggapi hal tersebut, sang pengunggah video @karehestohh menjawab jika kemungkinan biaya hidup keduanya masih ditanggung oleh orang tua.

“Kemungkinan masih ditanggung orang tuanya,” ujarnya.

Tentu saja hal ini semakin membuat warganet geram. Pasalnya pernikahan dibawah umur telah melanggar undang-undang. Tak hanya itu, anak seusia mereka pun seharusnya masih harus belajar dan bermain layaknya anak seusia mereka. 

Tentunya tak sedikit warganet yang geram dengan video viral tersebut. Banyak juga yang menyayangkan tindakan orang tua keduanya. Mengingat kedua pasangan tersebut masih di bawah umur dan seharusnya masih fokus untuk bersekolah. 

“Loh, emang nya di pengadilan agama boleh??,” komentar @membas***.

“Kok dibolehin sih sama ortunya???? WHY?,” timpal @Neverlands***.

“Alasannya apa??? Dari segi apapun udah pasti dilarang, tp ini kok bisa????,” tanya @doranda***.

“Umur 10 tahun nikah yang dibahas sehari hari entar apa aja yaa?” kata @1O***.

"Dikira gampang berumah tangga haha," ujar @detriii***.

"Kenapa tak di suru balajar dulu," kata @ikw***.

"Bukan masalah mudanya,, tapi lihat cowok itu udah bisa nyari duit apa belum," tambah @use***.

"Kalau berantem pulang kerumah ortu masing2 nggk ya," timpal lainnya. mdr-01/dsy

Berita Terbaru

Kemeriahan One School One Event , Panggung Seni TBM Ditonton Ribuan Pelajar

Kemeriahan One School One Event , Panggung Seni TBM Ditonton Ribuan Pelajar

Rabu, 23 Sep 2026 05:26 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 05:26 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Panggung seni kembali semarak di Taman Bahari Majapahit (TBM). Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Pendidikan dan Ke…

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …