Usulan Pupuk Bersubsidi di Desa Errabu, Tuai Pro dan Kontra, Inilah Penjelasan LSM Super dan PPL Pertanian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua LSM Super, Achmad Zaini dan PPL desa Errabu, Melly Farida di BBP kecamatan Bluto Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman
Ketua LSM Super, Achmad Zaini dan PPL desa Errabu, Melly Farida di BBP kecamatan Bluto Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Delik aduan poktan di Desa Errabu, direspon LSM Super dan PPL di kantor BPP Kec. Bluto Kab. Sumenep, Banyaknya permasalahan dalam tubuh Kelompok tani,  menuai pro dan kontra, kata Ketua LSM Super Achmad Zaini.

Informasi yang dihimpun media ini,  Kepala Desa Errabu, ikut cawe-cawe dalam kelompok tani, padahal kelompok tani di bawah sudah ada Gapoktandes yang memiliki peran dalam melakukan binaan dan pendampingan, baik dalam melakukan pendistribusian pupuk bersubsidi maupun kegiatan lainnya yang berkaitan dengan kelompok.

Laporan dari salah satu kelompok tani di Desa Errabu, direspon baik oleh lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) kab. Sumenep.

Achmad zaini saat melakukan klarifikasi ke kantor BPP Kecamatan Bluto,  ditemui PPL desa Errabu, Melly Farida, kepada media ini, zaini mengatakan, terkait pendistribusian pupuk bersubsidi di desa Errabu, oleh Gapoktandes bekerja sama dengan kepala Desa akan dibagikan secara rata kepada kelompok.

Pengajuan itu katanya telah disepakati kelompok, namun kata zaini, tidak semua kelompok itu bersepakat, mengingat kebutuhan kelompok itu sesuai dengan RDK dan RDKK.

 "Aturan yang mana, kok bisa ada pupuk bersubsidi diberikan kepada kelompok dibagi rata, tanpa harus mempertimbangkan luas lahan milik kelompok, lalu bagaimana dengan KWT yang tidak memiliki luas lahan"

Dikatakan Zaini, keterlibatan oknum dan bekerjasama dengan kepala Desa itu sebenarnya menuai permasalahan baru dalam kelompok, pasti ada kesenjangan sosial, pada saat kepala Desa ikut cawe-cawe dalam sebuah kelompok. 

Sementara, mantan PPL Desa Errabu, Melly Farida, sudah mewanti-wanti kepada kelompok untuk melakukan prosedur yang benar termasuk dalam pendistribusian pupuk. Katanya kemarin.

"Saya sudah sampaikan kepada Gapoktandes, dalam pendistribusian pupuk agar sesuai dengan RDKK milik kelompok, tujuannya supaya tidak menimbulkan konflik di kemudian hari".

Disinggung kalau pendistribusian Pupuk bersubsidi itu akan dikelola oleh Bumdes, Melly mengatakan pernah disampaikan dan diusulkan, namun pihaknya menolak dan tidak menyetujui, sebab di dalam pendistribusian pupuk itu sudah diatur oleh kios setempat yang sudah disetujui oleh BPP. Tegasnya

Jadi, kata Melly terkait pupuk yang disamaratakan dalam masalah pembagiannya kepada kelompok, itu baru usulan ke kantor BPP, namun sepertinya tetap tidak bisa dan sesuai dengan RDKK kelompok.

Sekarang PPL baru yang menggantikan saya adalah Pak Rahman pindahan dari BPP  kecamatan Dasuk, silahkan tanya kepastiaannya. Pungkasnya.

Untuk diketahui, Kelompok tani di Desa Errabu sebanyak 15 Kelompok terdiri dari 11 kelompok Tani dan 4 Kelompok Wanita Tani. AR

Berita Terbaru

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status …

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Awak pekan ini polisi menangkap tersangka inisial MH (29) berikut barang bukti 420 cartridge Etomidate.Ditrektur Reserse Narkoba Polda Riau…

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Institusi Polri diguncang anggotanya lagi. Terbaru, mantan Kanit Narkoba Polresta Pulau Ambon berinisial IT ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba. Pelaku…

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco ancang ancang hentikan prodi yang kurang peminat. Badri Munir, berharap…