China dan India Komitmen Pasok Impor Beras ke Indonesia, Total 2,5 Juta Ton

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Beras impor asal Vietnam sebanyak 24 ribu ton tiba di Indonesia melalui Pelabuhan Tanjung Priok. SP/ JKT
Beras impor asal Vietnam sebanyak 24 ribu ton tiba di Indonesia melalui Pelabuhan Tanjung Priok. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - China dan India menyatakan komitmen untuk memasok beras impor ke Indonesia. Hal tersebut sebagai upaya Pemerintah RI untuk mengamankan stok beras nasional lantaran mengalami penurunan akibat dampak cuaca ekstrem.

Pasokan impor beras tersebut totalnya ada 2,5 juta ton, masing-masing terdiri dari 1 juta ton dari China dan 1,5 juta ton dari India.

Namun, impor beras dari China akan dilakukan lebih dulu. Hal ini karena sudah ada perjanjian yang dibuat antara kedua negara. Sementara, impor beras dari India masih menunggu keputusan pemerintah India. Pasalnya, India sebelumnya menutup keran ekspor beras mereka.

“Impor dari China akan dilakukan lebih dulu. Karena sudah ada perjanjian, tinggal kapan kita butuhnya. Sedangkan, India akan buka keran ekspor beras ke Indonesia, mungkin tahun ini, tapi belum ada surat resmi,” kata Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso, Kamis (09/11/2023).

Buwas menjelaskan, komitmen India melepas ekspor beras ke Indonesia tersebut hasil pertemuan antara Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dengan Menteri Perdagangan dari India. Disebutkan bahwa India siap memasok 1,5 juta ton beras ke Tanah Air.

Sedangkan komitmen impor beras dari China didapatkan setelah Presiden Jokowi bertemu dengan Presiden Xi Jinping.

"Itu awalnya antara Presiden Xi Jinping dengan Pak Presiden kita, lalu ditindaklanjuti oleh Menteri Luar Negeri. Kita ke sana oke. Sekarang sudah ada pembicaraan, sudah clear, sekarang tinggal China, katakan kapan Indonesia butuhnya," kata Buwas.

Menurutnya, dibanding India, komitmen China lebih kuat karena sudah ada perjanjian yang dibuat, meski belum ada kontrak.

"Kita kan lihat mana yang lebih cepet. Saya enggak mau terlambat untuk cadangan (beras). Kalau kita nunggu-nunggu yang belum pasti tiba-tiba enggak pasti bagaimana," pungkas Buwas.

Sebagai informasi, jika India membuka keran ekspor beras, Indonesia akan mengimpor beras dari India setelah impor dari China selesai. Impor beras sebanyak 2,5 juta ton ini akan menambah stok beras nasional yang saat ini berada di level 1,7 juta ton. 

Sedangkan, stok beras ini diperkirakan akan bertahan hingga 5 bulan. Saat ini, pemerintah juga telah menargetkan stok beras nasional mencapai 4-5 bulan pada akhir tahun ini. jkt-01/dsy

Berita Terbaru

Tanah Aset Desa Dibangun Warkop, Pemdes Janti Diminta Warga Segera Bongkar

Tanah Aset Desa Dibangun Warkop, Pemdes Janti Diminta Warga Segera Bongkar

Selasa, 16 Jun 2026 14:33 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebuah bangunan tempat usaha warung kopi (warkop) yang berlokasi di sebelah utara ujung timur gedung SMAN 1 Tarik atau tepatnya di…

Dindik Jatim Jalin Kerja Sama Global, Usung Kurikulum Vokasi Berbasis Industri dan AI

Dindik Jatim Jalin Kerja Sama Global, Usung Kurikulum Vokasi Berbasis Industri dan AI

Selasa, 16 Jun 2026 14:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 14:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menjalin kerja sama strategis dengan HGI Research Centre untuk memperkuat pengembangan talenta d…

Ada Kegiatan Perantingan Pohon, Jalan Gunungsari Surabaya Macet Parah Sejak Pagi

Ada Kegiatan Perantingan Pohon, Jalan Gunungsari Surabaya Macet Parah Sejak Pagi

Selasa, 16 Jun 2026 14:00 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Suasana di Kota Pahlawan sejak pagi hari, Senin (16/06/2026) mengalami kemacetan parah hingga mengular cukup panjang sehingga laju…

Uri-uri Budaya, Pemdes Bogempinggir Gelar Larung Sesaji di Sungai Mas

Uri-uri Budaya, Pemdes Bogempinggir Gelar Larung Sesaji di Sungai Mas

Selasa, 16 Jun 2026 13:44 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintahan Desa (Pemdes) Bogempinggir, Kecamatan Balongbendo, menggelar upacara adat larung sesaji di sungai mas, Selasa…

Wali Kota Malang Terbitkan SE Larangan ASN Main Medsos saat Jam Kerja

Wali Kota Malang Terbitkan SE Larangan ASN Main Medsos saat Jam Kerja

Selasa, 16 Jun 2026 13:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti respon ditemukannya ASN yang menggunakan waktu kerja untuk membuat konten di media sosial (medsos), saat ini Wali…

Warga Bondowoso Pilih Beralih ke Sepeda Kayuh, Tekan Biaya Operasional

Warga Bondowoso Pilih Beralih ke Sepeda Kayuh, Tekan Biaya Operasional

Selasa, 16 Jun 2026 12:34 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Baru-baru ini ada yang unik imbas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax turut mulai memicu perubahan pola…