Dinas Perkim Kab Pasuruan: 600 Jamban Sehat Sudah Selesai Dibangun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dinas perumahan dan kawasan pemukiman kabupaten Pasuruan sedang membangun jamban sehat di salah satu desa.
Dinas perumahan dan kawasan pemukiman kabupaten Pasuruan sedang membangun jamban sehat di salah satu desa.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan membangun 1.200 jamban sehat. Hanya saja, belum semua jamban tersebut direalisasikan.

Kepala Dinas Perkim Kabupaten Pasuruan Eko Bagus mengatakan, pembangunan jamban sehat tersebut dibagi menjadi tahap pertama dan kedua.

Dan untuk saat ini, setengah dari target pembangunan jamban itu sudah tuntas. Jumlahnya sebanyak 600 unit yang tersebar di hampir seluruh kecamatan se-Kabupaten Pasuruan.

 "Kami membaginya menjadi dua tahap, dan tahap pertama sudah selesai," kata Eko di sela-sela kesibukannya, Jumat (10/11/2023)

Sementara sisanya, 600 jamban akan direalisasikan di tahap kedua. Kata Eko, pembangunan di tahap kedua sedang dalam proses pengerjaan. 

"Tinggal tahap dua, yang sedang dalam proses pengerjaan," singkatnya. 

Ia mengestimasikan, sekitar 20 persen pembangunan jamban di tahap kedua telah direalisasikan. Prosesnya berjalan. Dan tengah dipacu agar selesai tepat waktu.

"Pertengahan Desember sudah harus tuntas semuanya," jelasnya.

Dikatakan Eko, pelaksanaan pembangunan jamban tersebut disokong melalui anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2023. 

Setidaknya, anggaran yang digulirkan mencapai Rp 3 miliar. Karena satu unitnya menyedot dana Rp 2,5 juta. Pemkab Pasuruan tidak bekerja sendirian. Karena melibatkan pemerintah desa.

"Kami menyiapkan material. Sementara pemerintah desa menyiapkan tenaga," sambungnya. ris

Berita Terbaru

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Tekanan ekonomi dan kenaikan biaya kebutuhan sehari-hari membuat keluarga harus semakin cermat mengatur pengeluaran. Namun, p…

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan  Bantuan PBP

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan Bantuan PBP

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Cabang Bojonegoro bersama dengan anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib dan Bupati Yuhronur Efendi, menyalurkan bantuan…

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Upaya penyelesaian masalah sampah di Kabupaten Ponorogo menemui jalan buntu lagi. Ini setelah Pemerintah Kabupaten Ponorogo menghadapi…

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - UMKM tidak hanya memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal, tetapi juga dapat menjadi penghubung berbagai layanan…

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi lagi kebakaran terjadi, kali ini milik rumah Kakek Jebrak 73 warga Desa Ngembul Kec.Binangun Kabupaten Blitar.  Peristiwa …

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Gerakan Warga Nahdlatul Ulama (NU) melalui Komisi Pemberantasan Korupsi Nahdlatul Ulama (KPK NU) menyatakan telah mengantongi sejumlah b…