Pemkab Tulungagung Targetkan Pembangunan 1.000 Jamban dalam Setahun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekda Tulungagung Tri Hariadi (kanan). SP/ TLG
Sekda Tulungagung Tri Hariadi (kanan). SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebagai langkah meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan dan kesehatan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Jawa Timur komitmen menargetkan pembangunan 1.000 jamban dalam setahun.

Pasalnya, meski Kabupaten Tulungagung telah mendeklarasikan diri bebas dari praktik buang air sembarangan (ODF), sekitar 15 persen keluarga masih belum memiliki jamban layak.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Tulungagung, Anang Praristianto, menjelaskan meski 15 persen keluarga belum memiliki jamban pribadi, mereka sudah tidak buang air sembarangan.

"Sebagian besar dari mereka menumpang menggunakan jamban milik keluarga lain," ungkap Anang, Jumat (13/12/2024).

Sementara itu, untuk anggaran program tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Tulungagung dan didukung dana pemerintah pusat, yakni sekitar Rp 11 miliar untuk mendukung program peningkatan sanitasi.

Diketahui, pada 2024, Pemkab Tulungagung telah membangun jamban di 18 desa masing-masing 50 unit, total 900 jamban dengan anggaran dari APBN. Selain itu, pemkab menambah 271 jamban melalui program satu desa satu jamban.

Namun, pada 2025, anggaran dari pemerintah pusat diperkirakan turun menjadi sekitar Rp 6 miliar, sehingga target jambanisasi pun menyesuaikan. Setelah seluruh keluarga memiliki jamban, program akan difokuskan pada peningkatan kualitas jamban yang belum memenuhi standar layak.

“Infrastruktur sanitasi merupakan salah satu kebutuhan dasar yang sangat penting bagi masyarakat. Akses terhadap sanitasi yang sehat dan memadai tidak hanya berdampak positif pada kesehatan masyarakat saja tetapi juga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung Tri Hariadi.

"Harapannya masyarakat Tulungagung semakin sadar akan pentingnya sanitasi, sehingga kesehatan mereka pun meningkat," imbuhnya. tl-01/dsy

Berita Terbaru

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

SURABAYA0AGI.com, Surabaya — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi d…

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), k…

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kick off peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Lamongan, diawali dengan kegiatan Jelajah Santri Sako Pramuka P…

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Puluhan ribu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dari berbagai penjuru dunia memadati kawasan pondok untuk mengikuti…

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Meningkatnya perhatian investor terhadap emas sebagai bagian dari diversifikasi portofolio mendorong PT Bank HSBC Indonesia (HSBC I…

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…