Warga Desa Sidorejo Ngawi Sulap Selokan Jadi Habitat Ribuan Ikan Koi Cantik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu saluran air yang dijadikan tempat budidaya ikan koi di Desa Sidorejo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi. SP/ NGW
Salah satu saluran air yang dijadikan tempat budidaya ikan koi di Desa Sidorejo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi. SP/ NGW

i

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Warga di Desa Sidorejo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur berhasil menyulap saluran irigasi (selokan) yang awalnya diarahkan ke lahan pertanian, kini menjadi habitat ribuan ikan hias yang lebih bersih, asri dan tertata.

Konsep transformasi selokan tersebut menjadi habitat ikan hias berjenis koi tersebut berawal dari kurangnya pemanfaatan air yang melimpah dari aliran sungai yang mengalir langsung dari berbagai sumber di kaki Gunung Lawu sisi utara. 

Awalnya air tersebut langsung mengalir untuk mengaliri persawahan warga tanpa dimanfaatkan terlebih dahulu. Selain itu konstruksi selokan juga sudah mengalami kerusakan.

Lantas, Kepala Desa Sidorejo, Danang Pamungkas Kresna Atmaja, mengaku miris melihat kondisi tersebut. Dirinya berinisiatif untuk lebih memanfaatkan saluran air itu agar lebih bermanfaat serta menciptakan lingkungan yang asri dan tertata.

“Awalnya kami miris melihat saluran air irigasi yang kondisinya tidak terawat, kebocoran di mana-mana, petani pun juga mengeluh karena air yang sampai di persawahannya tidak maksimal. Akhirnya kami perbaiki sekaligus memanfaatkannya sebagai kolam budidaya ikan agar mendatangkan nilai ekonomi nantinya,” jelasnya, Selasa (28/11/2023).

Sampai saat ini sudah ada tiga titik aliran selokan yang disulap menjadi kolam ikan yakni di Dusun Basri, Dusun Tanon, dan yang terbesar berada di area Bumi Perkemahan Gendingan. Tak tanggung- tanggung di kolam ini juga dapat ditemui salah satu jenis ikan hias yang tergolong mahal di Indonesia yakni ikan Koi.

“Jenis ikannya berbeda beda, kalau ikan konsumsi kami fokuskan di Dusun Basri jenis ikan Nila, Jika di Dusun Tanon dan Bumi Perkemahan Gendingan itu kami tebar bibit ikan Koi,” ujar Danang.

Selain kini bernilai ekonomis, pemanfaatan saluran air sebagai tempat budidaya ikan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang asri dan kampung yang bersih. Terbukti dengan salah satu titiknya dibangun dari uang pribadi warga yang berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Sidorejo.

Lebih lanjut, Danang mengklaim kotoran dari ikan-ikan dan sisa pakannya itu bisa menjadi pupuk alami bagi hektaran sawah milik para petani yang sawahnya dialiri oleh saluran air tersebut. ngw-01/dsy

Berita Terbaru

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar mulai menggencarkan pemeriksaan kesehatan hingga disuntik vitamin secara…

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tidak banyak negara yang memiliki kemewahan seperti Indonesia. Kita berada di kawasan tropis dengan penyinaran matahari yang relatif…

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui sekolah formal maupun pendidikan kesetaraan melalui program Rintisan Desa Tuntas Wajib Belajar 12 Tahun (Rindu Bulan),…

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seiring berkurangnya sumber pakan alami di kawasan hutan Pegunungan Wilis, sebanyak ratusan kera ekor panjang (maccaa…

Fasilitas Servis dan Suku Cadang Bertambah, Dealer Hino Resmi Hadir di Banyuwangi

Fasilitas Servis dan Suku Cadang Bertambah, Dealer Hino Resmi Hadir di Banyuwangi

Jumat, 17 Jul 2026 12:44 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Banyuwangi – PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) bersama dealer resminya, PT Indomobil Prima Niaga (IPN), meresmikan fasilitas l…