Kurang Hati-hati, 2 Pelajar Tewas Tertabrak KA

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat mengevakuasi jenazah kedua korban. SP/Lestariono
Petugas saat mengevakuasi jenazah kedua korban. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kekurang hati-hatiannya saat melintas di pintasan rel KA yang tak berpalang pintu mengakibatkan dua pelajar yang kendarai motor Honda Vario AG 3854 OBJ tersambar kereta api Penataran jurusan Surabaya-Blitar. 

Dalam kejadian yang terjadi pada Senin (4/12) itu mengakibatkan dua siswa pelajar MAN Blitar meninggal dunia di TKP, kini kasusnya masih dalam pemeriksaan polisi.

Menurut beberapa saksi di TKP, ketika dua siswa yakni ASG (18) warga Desa Tambakan Kec Gandusari Kab Blitar dan MRF warga desa Jajar Kec Selopuro Kab Blitar dengan kendarai motor melaju dari arah Selatan menuju ke Utara, sesampainya di TKP, kedua siswa tersebut diduga tidak mendengar suara klakson KA yang berjalan dari arah Timur menuju ke Barat (Surabaya ke Blitar). Karena jarak dan motor sudah sedikit melintas, akhirnya terjadi benturan KA dan motor yang dikendarai korban.

Peristiwa itu dibenarkan Kapolsek Wlingi AKP Eko Sanosin SH. Berdasarkan keterangan saksi saksi di TKP, korban sudah diperingatkan masyarakat yang berada di sisi jalan (berhenti) nunggu kereta lewat, serta klakson KA sudah berbunyi.

"Sementara masih kita dalami, dugaan sementara sesuai keterangan saksi-saksi,  kurang hati-hatinya korban saat akan melintas di perlintasan kereta api, benar tidak ada palang pintunya, dan masyarakat sekitar sudah mengingatkan dengan teriak-teriak ada kereta lewat, korban terpental dari TKP sejauh kurang lebih 30 meteran," kata AKP Eko pada wartawan, Senin (4/12) siang di kantornya.

Sementara Humas PT KAI Daop 8 Madiun Luqman menyampaikan bahwa benar untuk KA Commuter Line Penataran relasi Blitar-Surabaya nomor KA 426 tertèmper sepeda motor di KM 102 3/4 di antara Stasiun Wlingi-Stasiun Kesambèn, akibat kejadian perjalanan KA terhenti 5 menit.

"Guna pengecekan kondisi sarana, setelah dinyatakan sarana KA aman, perjalanan  kereta Penataran di lanjut menuju Blitar dari TKP," terang Luqman.

Untuk pemeriksaan kejadian itu, motor korban diamankan di Polres Blitar, dan korban setelah dirujuk di RSUD Ngudi Waluyo diserahkan kepada keluarganya. 

"Untuk itu kami dari Polres Blitar mengharapkan dan berpesan untuk selalu  kewaspadaan di manapun berada saat berkendaraan, khususnya bila menyeberang di perlintasan rel kereta api, selain perhatikan rambu rambu lalulintas, itu semua demi keselamatan bersama," pungkas AKP Eko Sanosin. Les

Berita Terbaru

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Penolakan eksepsi oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjadi pintu masuk bagi perkara dugaan pelanggaran ketentuan …

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Besarnya nilai kerugian perusahaan belum serta-merta dapat menjadi dasar untuk menyatakan seorang direksi melakukan kesalahan atau …

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Sengketa dugaan ketidakabsahan ijazah yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Sukur Prijanto memasuki babak penting di P…

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Jembatan Garuda yang dibangun di beberapa wilayah di kabupaten Madiun tak hanya diuji kekuatan konstruksinya. Korem 081/DSJ…

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto bersama DPRD Kota Mojokerto menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan …

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Arek Suroboyo Asli (ARSAS) menegaskan sikap organisasi terhadap sejumlah persoalan yang dinilai berkaitan langsung dengan k…