Turunkan Stunting, Dinkes Gresik Gencar Bagikan Makanan Tambahan Lokal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Makanan yang dibagikan kepada peserta program PMT Lokal di Kabupaten Gresik. SP/Grs
Makanan yang dibagikan kepada peserta program PMT Lokal di Kabupaten Gresik. SP/Grs

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Di penghujung 2023 Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Kesehatan melaksanakan program baru, yaitu Pemberian Makanan Tambahan Lokal (PMT Lokal).

Pemberian PMT Lokal dilaksanakan setiap hari, dengan menu pencegahan balita stunting, balita gizi kurang dan Bumil ( ibu hamil) KEK (Kekurangan Energi Kronik).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik dr Mukhibatul Khusnah, M.Kes, mengatakan menu PMT Lokal yang disediakan dalam satu minggu dibagi menjadi dua, yaitu menu lengkap dan kudapan.

Untuk menu makanan lengkap, berupa nasi, lauk, sayur dan buah dilakukan dua hari. Sedangkan 5 hari sisanya, adalah menu kudapan tinggi protein yang mengandung protein hewani, seperti telur, ikan, daging dan ayam serta pelengkap seperti puding buah atau minuman.

"Program baru ini menyasar sebanyak 6.908  orang penerima PMT Lokal tersebar di hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Gresik. Tentu kegiatan ini membutuhkan upaya ekstra yang sungguh-sungguh, dan dukungan berbagai pihak," ujar dr Mukhibatul Khusnah.

Ditambahkan, menu tinggi protein yang disusun mengacu kepada menu dari kementrian kesehatan dan disesuaikan  dengan daya penerimaan sasaran serta kemudahan mencari bahan pangannya di Kabupaten Gresik.

"Ada beberapa menu yang kurang disukai, atau sulit pembuatan serta pengirimannya, sehingga daftar menu mengalami beberapa penyesuaian," imbuhnya.

Karena jumlah sasaran yang cukup banyak dan lokasi tersebar luas, diakui Kadinkes, hal ini membutuhkan waktu yang cukup agar pendistribusian PMT  sampai ke sasaran.

Untuk mengatasi kemungkinan terjadinya kendala, Dinkes menyebarkan sejumlah petugas untuk memantau hingga ke desa dan tempat penyedia katering.

"Agar PMT-nya tidak bermasalah, kita sarankan ke penyedia katering untuk menambah sarana masak dan tenaga masak. Untuk pengiriman agar tidak telat, kita sarankan menambah  tenaga pendistribusian," katanya.

Dinas kesehatan juga memberikan pemahaman, kepada kader dan sasaran penerima, melalui Puskesmas bahwa PMT Lokal yang disediakan hanya bersifat tambahan dan tidak menggantikan menu utama yang sudah disediakan keluarga.

"Salah satu pemahaman yang kita sampaikan, bahwa  menu makanan anak berusia lebih dari satu tahun sudah sama dengan untuk orang dewasa. Hanya dalam pemberiannya perlu pendampingan orang tua, untuk pembiasaan pada anak," ujar Kadinkes.

Diakui dr Khusnah, menu-menu yang disediakan pada PMT Lokal mungkin jenisnya sama dengan yang dijual penjaja makanan pada umumnya tetapi sebetulnya, kandungannya lebih diperkaya protein hewani.

"Misalnya menu sempol ayam, tentu sangat berbeda dengan sempol yang dijual oleh penjaja makanan biasa. Sempol yang diberikan pada PMT Lokal diperkaya dengan protein hewani, yaitu daging ayam dan telur," tegasnya.

 

Kader juga harus memberikan  pemahaman, bahwa kudapan yang diolah dengan cara menggoreng, boleh dikonsumsi oleh balita karena balita juga memerlukan lemak sebagai sumber asupan gizi.   

Kadinkes mengaku telah memerintahkan kepada bidan desa, sebagai penanggung jawab wilayah desa, bekerja sama dengan kader, untuk menerima, mendistribusikan dan melaporkan setiap hari kepada dinas kesehatan tentang pelaksanaan PMT Lokal.

Jika ada hambatan soal distribusi, atau makanan yang rusak, dinas kesehatan akan menegur penyedia, sekaligus memintakan penggantian makanan yang rusak.

"Pemkab Gresik melalui Dinas Kesehatan  terus berupaya melakukan segala perbaikan, untuk penyediaan PMT Lokal yang memadai dan bermanfaat bagi masyarakat kabupaten Gresik," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik dr Mukhibatul Khusnah, M.M.

Berita Terbaru

Harga Sayuran di Pasar Bunulrejo Malang Naik 2 Kali Lipat Pasca Diguyur Hujan

Harga Sayuran di Pasar Bunulrejo Malang Naik 2 Kali Lipat Pasca Diguyur Hujan

Kamis, 29 Okt 2026 15:03 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Pasca wilayah Malang Raya diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, sejumlah harga sejumlah komoditas sayuran di Pasar…

Angin Kencang Terjang 4 Desa di Jombang, Pohon Tumbang dan Atap Beterbangan

Angin Kencang Terjang 4 Desa di Jombang, Pohon Tumbang dan Atap Beterbangan

Kamis, 29 Okt 2026 14:37 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sebanyak empat desa di Jombang, baru saja diterjang angin kencang hingga menyebabkan sejumlah atap rumah dan kios beterbangan serta…

Polres Blitar Berhasil Ringkus 5 Kasus Narkotika dan Okerbaya, 8 Orang Jadi Tersangka

Polres Blitar Berhasil Ringkus 5 Kasus Narkotika dan Okerbaya, 8 Orang Jadi Tersangka

Kamis, 29 Okt 2026 14:35 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar dalam waktu singkat berhasil mengungkap dan tangkap lima kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika serta obat keras…

Pasca Kebakaran, Pemkab Jombang Percepat Pemulihan Aktivitas Pasar Cukir

Pasca Kebakaran, Pemkab Jombang Percepat Pemulihan Aktivitas Pasar Cukir

Kamis, 29 Okt 2026 14:29 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 14:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Setelah insiden kebakaran menghanguskan puluhan lapak pedagang di Pasar Cukir, Kecamatan Diwek, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Cegah Perkawinan Anak, Pemkab Probolinggo Fasilitasi Pembinaan Remaja dan Calon Pengantin

Cegah Perkawinan Anak, Pemkab Probolinggo Fasilitasi Pembinaan Remaja dan Calon Pengantin

Kamis, 29 Okt 2026 14:23 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka mencegah perkawinan anak, memperkuat ketahanan keluarga serta mendukung penurunan stunting dan angka kematian ibu…

Payung Hukum Hampir Rampung, Perombakan Dua OPD Kota Mojokerto Segera Bergulir

Payung Hukum Hampir Rampung, Perombakan Dua OPD Kota Mojokerto Segera Bergulir

Kamis, 29 Okt 2026 12:22 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 12:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto bakal melakukan perombakan pada dua organisasi perangkat daerah (OPD). Ini menyusul payung hukum berupa…