Sayangkan Indonesia Jadi Pengimpor Terbesar, Erick Thohir Bakal Targetkan Swasembada Gula

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri BUMN, Erick Thohir saat meninjau Pabrik Gula di Banyuwangi. SP/ JKT
Menteri BUMN, Erick Thohir saat meninjau Pabrik Gula di Banyuwangi. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Indonesia yang dikenal kaya akan berbagai komoditas yang beragam membuat Menteri BUMN Erick Thohir menyayangkan jika saat ini Indonesia lebih banyak mengimpor gula. Padahal jika dimanfaatkan dengan baik, Indonesia seharusnya bisa bersaing dengan produsen dari luar negeri.

Disisi lain, Erick Thohir tidak mau kalau Indonesia hanya menjadi target pasar dari negara lain saja. Erick menggarisbawahi pentingnya menciptakan kemandirian produksi gula. 

"Kita jangan terus menjadi bangsa pecundang yang akhirnya kita hanya jadi market saja, dan saya berharap kita menjadi mandiri, kuat, toh kesempatannya ada dan tidak lama," ujar Erick, Kamis (14/12/2023).

Dia membandingkan capaian produksi gula Indonesia dengan negara-negara produsen gula terbesar di dunia seperti Brazil, India, dan Thailand. 

"Kalau kita berkaca dengan negara-negara lain, Brasil (bisa memproduksi gula) 38 juta ton per tahun. India 32 juta, tetangga kita Thailand 11 juta. Masa (Indonesia) segini-gini saja," tambah Erick.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) per 20 Oktober 2023, realisasi impor gula konsumsi per Januari-September 2023 mencapai 290.801 ton. Kemudian rencana impor di Oktober-Desember 2023 mencapai 700.199 ton.

Erick juga berbicara tentang masa kejayaan Indonesia yang pernah mendominasi pasar industri gula. Ironisnya, saat ini produksi gula dalam negeri belum mampu memenuhi kebutuhan konsumsi gula di Tanah Air. Dirinya berharap Indonesia kedepan bisa menjadi industri gula terbesar di dunia.

"Kalau kita lihat perjalanan manusia atau dari masa ke masa, memang kan awalnya kita menanam, lalu berjual, lalu menjadi industri. Tapi kok di Indonesia set back, kita dulu rajanya, sekarang malah jadi pengimpor terbesar," kata Erick di acara Nasional Sugar Summit 2023 beberapa waktu lalu.

Padahal, penghasil gula terbesar di Indonesia berasal dari perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni mencapai 50 persen.

Mendukung upaya ini, pemerintah akan mendorong kolaborasi antara sektor swasta, investor, dan para petani untuk membangun kepastian dalam industri gula nasional. Erick menegaskan bahwa perbaikan diri dan kolaborasi adalah kunci dalam mencapai swasembada gula dan mengakhiri posisi Indonesia sebagai pengimpor gula terbesar.

Ia juga menyebut hal itu yang membuat Presiden Joko Widodo bercita-cita untuk swasembada gula pada 2030 yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 40 tahun 2023 tentang Percepatan Swasembada Gula Nasional dan Penyediaan Bioetanol Sebagai Bahan Bakar Nabati (Biofuel).

"Karena itulah saya menantang kita semua untuk bisa swasembada gula di 2030, dengan roadmap yang kita sepakati sama-sama, dan mesti untung semua," tutur Erick. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Lindungi Hak Masyarakat, Pemkot Surabaya Wajibkan Tempat Usaha Kantongi Izin Parkir

Lindungi Hak Masyarakat, Pemkot Surabaya Wajibkan Tempat Usaha Kantongi Izin Parkir

Rabu, 22 Jul 2026 13:55 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna memberikan kepastian hukum sekaligus melindungi hak masyarakat sebagai pengguna jasa parkir, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Bupati Lamongan Raih Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026

Bupati Lamongan Raih Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026

Rabu, 22 Jul 2026 13:50 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 13:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sukses memajukan, membina, dan memperkuat koperasi dan UMKM di Lamongan, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi pada Selasa (21/7/2026)…

Lewat Game Web 'Mangrove Throne', Pemkot Ajak Generasi Muda Cintai Lingkungan

Lewat Game Web 'Mangrove Throne', Pemkot Ajak Generasi Muda Cintai Lingkungan

Rabu, 22 Jul 2026 13:11 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategis untuk mengajak generasi muda lebih aktif bergerak sekaligus mencintai lingkungan, Pemerintah Kota…

Krisis Air, BPBD Tulungagung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Ratusan KK Terdampak Kekeringan

Krisis Air, BPBD Tulungagung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Ratusan KK Terdampak Kekeringan

Rabu, 22 Jul 2026 12:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebanyak 500 lebih kepala keluarga (KK) di Tulungagung mengalami krisis air memasuki musim kemarau. Ratusan KK tersebut berada…

Jadi Perhatian Serius: Angka Pernikahan Dini di Kota Batu Tinggi, Mayoritas Belum Bekerja

Jadi Perhatian Serius: Angka Pernikahan Dini di Kota Batu Tinggi, Mayoritas Belum Bekerja

Rabu, 22 Jul 2026 12:44 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pengadilan Agama (PA) Kota Malang mencatat ada puluhan anak di Kota Batu yang belum bekerja mengajukan dispensasi atau nikah muda.…

Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Rabu, 22 Jul 2026 11:50 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pada musim tanam 2026, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, menyebutkan luas tanam…