Pemerintah tak Ada Dana Pengungsi, JK Ngeyel

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sebanyak 50 orang pengungsi Rohingya mendarat di wilayah pesisir timur, di Desa Seuneubok Baro, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (14/12/2023).
Sebanyak 50 orang pengungsi Rohingya mendarat di wilayah pesisir timur, di Desa Seuneubok Baro, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (14/12/2023).

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) ngeyel atas masuknya gelombang pengungsi Rohingya ke Indonesia. JK menyinggung bahwa negara-negara di Eropa menerima jutaan pengungsi.

"Kalau di Eropa saja pengungsi itu diterima jutaan masa kita ribuan tidak bisa menerimanya," kata JK usai menghadiri pengukuhan Wali Nanggroe Aceh di DPR Aceh Jumat (15/12/2023).

 

Pernyataan Menko Polhukam

Sehari sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud Md menyatakan penampungan pengungsi Rohingya tidak ada dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah Indonesia disebut berhak mengusirnya kapan saja karena tidak terikat dengan konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk pengungsi.

Mahfud mengatakan apa yang dilakukan pemerintah Indonesia selama ini untuk menampung pengungsi Rohingya hanya bersifat diplomasi kemanusiaan.

"Menurut konvensi PBB yang harus memberikan perlindungan sebenarnya negara-negara yang menandatangani UNHCR, nah Indonesia tidak menandatangani itu. Sebenarnya berhak membuang itu, Indonesia itu berhak mengusir menurut hukum internasional," kata Mahfud saat ditemui di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Kamis (14/12/2023).

 

JK Singgung Sila Kedua

JK sempat menyinggung sila kedua Pancasila yang menyebutkan kemanusiaan yang adil dan beradab. Menurutnya, pengungsi yang ditampung itu juga harus menjadi tanggung jawab internasional. "Mereka (pengungsi) juga harus menyesuaikan diri dengan adat istiadat di sini," jelasnya.

 

Bayar Puluhan Juta

Saat ini ada sekitar 1.000-an pengungsi Rohingya tiba di Aceh. Ternyata dari pengakuan pengungsi, mereka membayar hingga puluhan juta untuk ke Indonesia dari Bangladesh.

Hal itu diakui oleh seorang pengungsi Rohingya bernama Sulaiman, ia mengaku mebayar Rp 50 juta hingga Rp 66 juta untuk bisa berlayar ke Indonesia. Ada agen perjalanan yang mengutip uang tersebut pada mereka.

 

Tujuannya Bukan ke Indonesia

"Kami ada agen. Kami bayar per orang 15 ribu ringgit (setara Rp 50 juta). Bahkan ada juga yang bayar 20 ribu ringgit (setara Rp 66 juta) per orang," kata Sulaiman dilansir dari Antara, Jumat (15/12/2023).

Sulaiman merupakan salah satu pengungsi Rohingya yang mendarat di Aceh Timur bersama 49 orang pengungsi lainnya. Ia dan rombongan turun di Pantai Desa Seuneubok Baroh, Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur.

Saat tiba di darat, rombongan Sulaiman sempat lari dan bersembunyi ke semak-semak sebelum akhirnya ditemukan aparat sekitar pukul 03.45 WIB.

Pengakuan mengejutkan lainnya dari Sulaiman, dirinya mengaku sebenarnya tujuan mereka bukan ke Indonesia, melainkan ke Malaysia untuk bekerja. Namun, kapal kecil yang mereka tumpangi rusak saat diperjalanan. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

Dibanderol Mulai Rp799 Juta, GWM Tank 500 Diesel Berkarakter Off-road Mejeng di Ajang IIMS 2026

Dibanderol Mulai Rp799 Juta, GWM Tank 500 Diesel Berkarakter Off-road Mejeng di Ajang IIMS 2026

Jumat, 06 Feb 2026 12:05 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - GWM Indonesia hadirkan GWM Tank 500 bertenaga diesel terbaru mejeng di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di…

Imbas Penjualan Anjlok, Sejumlah Dealer Audi di Pasar China Pilih Tutup

Imbas Penjualan Anjlok, Sejumlah Dealer Audi di Pasar China Pilih Tutup

Jumat, 06 Feb 2026 12:03 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 12:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Akibat penurunan penjualan dan margin keuntungan kendaraan merk Audi, kini sejumlah dealer di Pasar China pun tiba-tiba…

Jangan Hanya Retorika, Elemen  Masyarakat Tuntut Pemimpin Sidoarjo Peduli Kepetingan Rakyat

Jangan Hanya Retorika, Elemen  Masyarakat Tuntut Pemimpin Sidoarjo Peduli Kepetingan Rakyat

Jumat, 06 Feb 2026 11:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 11:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Gerah dengan semakin dalamnya keretakan hubungan Bupati Subandi dan wakil bupati Sidoarjo berbagai elemen masyarakat yang…

Pemkab Trenggalek Komitmen Siapkan Alih Fungsi Terminal Durenan Jadi Pusat Layanan Publik

Pemkab Trenggalek Komitmen Siapkan Alih Fungsi Terminal Durenan Jadi Pusat Layanan Publik

Jumat, 06 Feb 2026 11:00 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 11:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menyusul menurunnya aktivitas angkutan umum di Terminal Tipe C Durenan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek telah…

Jembatan Bailey di Ponorogo Ambrol Tergerus Aliran Sungai, Akses Antardesa Terputus Total

Jembatan Bailey di Ponorogo Ambrol Tergerus Aliran Sungai, Akses Antardesa Terputus Total

Jumat, 06 Feb 2026 10:51 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 10:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Diterjang hujan deras yang mengakibatkan aliran sungai juga ikut deras dan meluap mengakibatkan Jembatan Bailey Depok di Dukuh…

Dinkes Ponorogo Klaim Zero Pasung, Ribuan Warga Ponorogo Idap Skizofrenia Dapat Layanan Kesehatan Rutin

Dinkes Ponorogo Klaim Zero Pasung, Ribuan Warga Ponorogo Idap Skizofrenia Dapat Layanan Kesehatan Rutin

Jumat, 06 Feb 2026 10:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 10:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti viralnya masalah skizofrenia atau gangguan jiwa berat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo telah…